Sentra Mitra Investasikan Dana Rp 30 Miliar - Tambah 15 Cabang Baru

NERACA

Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnisnya dengan menambah 15 cabang baru, PT Sentra Mitra Informatika Tbk (LUCK) menginvestasikan dana Rp 30 miliar. “Semua dana yang kami gunakan berasal dari IPO,”kata Sekretaris Perusahaan Sentral Mitra Informatika, Teddy Pohan di Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan bahwa untuk setiap cabang yang didirikan, perseroan mengucurkan investasi senilai Rp2 miliar, nominal tersebut dapat berbeda di setiap daerahnya. Untuk aksi tersebut, Sentral Mitra Informatika menganggarkan dana investasi yang bersumber dari internal perseroan. Adapun, dari gelaran initial public offering (IPO) pada November 2018 lalu, perseroan mengantongi dana segar senilai Rp44,22 miliar.

Teddy menjelaskan bahwa hingga Desember 2018, dana tersebut telah terserap sebesar 25% untuk aksi ekspansi perseroan. Hingga saat ini, LUCK telah mendirikan 7 kantor cabang baru dari target 15 kantor cabang pada tahun ini. Dalam waktu dekat ini, Sentral Mitra Informatika akan mendirikan dua cabang lagi di daerah Batam, dan Denpasar.

Menurut Teddy, daerah tersebut dinilai potensial, untuk Batam, Sentral Mitra Informatika mengincar kawasan industri di daerah tersebut, sedangkan Denpasar, menjadi target karena merupakan daerah wisata, sehingga terdapat banyak hotel yang menjadi pangsa pasar potensial untuk penjualan atau penyewaan printer."Sampai akhir tahun ini kami harapkan bisa seluruh 15 cabang selesai,"ungkapnya.

Tahun ini, PT Sentra Mitra Informatika Tbk menargetkan pendapatan Rp118 miliar atau tumbuh 15%. Perseroan mengungkapkan, target tersebut akan dikontribusikan oleh penjualan dan printer perseroan. Dari penjualan printer, perseroan menargetkan pendapatan senilai Rp99,99 miliar atau tumbuh 30% dari realisasi pada 2018 senilai Rp86,94 miliar.

Sementara itu, untuk penyewaan printer perseroan menargetkan pendapatan senilai Rp18 miliar atau tumbuh 14% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp15,78 miliar. Kemudian masih dalam mengejar target pendapatan, perseroan juga berinvestasi dalam pengembangan teknologi seperti meluncurkan software "Boost" Managed Print Service (MPS) yang memonitor dan melaporkan otomatis integrasi mesin printer dari tiap unit.

Lalu sistem mobile service dan warehouse berjalan, "Mobilink" yang melayani kebutuhan print. Saat ini Mobilink baru tersedia di daerah Jakarta. Whistle, sebuah end user portal yakni layanan keamanan yang informatif dan efisien. Selain itu, LUCK juga menggandeng Sinarmas mendirikan Chopchoprint. Lalu Serial System Pte.Ltd yakni perusahaan publik berdomisili di Singapura dalam pengembangan MPS. Perusahaan tersebut juga sudah terlebih dahulu memiliki pengalaman dalam mengembangkan bisnis Managed Print Services (MPS) di regional Asia.

BERITA TERKAIT

Beragam Solusi Keuangan di GIIAS - Astra Berikan Nilai Tambah dari Sekedar Jual Mobil

Lesunya bisnis pasar otomotif dalam negeri tidak mengurangi minat masyarakat Indonesia untuk hadir di pameran tahunan GAIKINDO Indonesia International Auto…

DPRD‎ Depok "Hanya" Setujui APBD Perubahan 2019 Rp3,7 Triliun - Punya Potensi Dana SILPA 2018 Rp‎765,6 Miliar

DPRD‎ Depok "Hanya" Setujui APBD Perubahan 2019 Rp3,7 Triliun Punya Potensi Dana SILPA 2018 Rp‎765,6 Miliar NERACA Depok - ‎DPRD…

BPPT Kumpulkan PNBP Mencapai Rp100 miliar

  NERACA Jakarta - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Pusat Layanan Teknologi (Pusyantek) telah melampaui target Penerimaan Negara…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Gandeng MRT Jakarta - Intiland Bidik Recurring Income Lahan Parkir

NERACA Jakarta – Memanfaatkan kawasan yang dekat dengan stasiun MRT Lebak Bulus, PT Intiland Development Tbk (DILD) menuai banyak berkah…

Kejar Pertumbuhan Penjualan 20% - Lorena Mengandalkan Bisnis Angkutan Udara

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan penjualan atau sales naik sebesar 15% - 20% sepanjang 2019,  PT Eka Sari Lorena Transport…

BEI Perbanyak Sekolah Pasar Modal di DIY

NERACA Jakarta – Perkuat basis investor lokal guna menjaga ketahanan pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan sosialisai…