DFSK Jadikan Indonesia Sebagai Basis Produksinya

DFSK produsen kendaraan asal China ini akan menjadikan Indonesia sebagai basis produksinya, dan nantinya akan bisa mendistribusikan kendaraannya ke Asia Tenggara hingga mancanegara. "Untuk kendaraan SUV Glory 580 dan Supercab sudah kita ekspor ke Hongkong, Srilanka, Nepal dan Bangladesh. unutk pasar Malaysia dan Thailand sedang progres," kata Marketing General Manager PT Sokonindo Automobile (DFSK Indonesia), Permata Islam di Jakarta, disalin dari Antara.

Kendaraan niaga ringan, DFSK Supercab yang rencana awalnya didesain dan diproduksi untuk pasar Indonesia, kini sudah diekspor ke China dan Filipina. Dalam kesempatan yang sama ia menjelaskan. Sejak pertama kedatangannya, DFSK sudah berinvestasi hingga 150 juta dolar Amerika Serikat (AS) yang meliputi pembangunan pabrik 4.0 di Cikidang, Serang. Banten. "Hal ini menjadi pembuktian kami untuk keseriusan bisnis jangka panjang dari DFSK di Indonesia," jelasnya.

Sebelumnya, diwartakan, menjadi kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya merupakan pintu gerbang penyebaran otomotif untuk ke daerah sekitarnya. Hal itu mendasari DFSK untuk mengembangkan bisnisnya di pasar otomotif Surabaya.

Sales & Marketing Director PT Sokonindo Automobile, Alex Pan mengatakan, "Surabaya adalah pasar yang penting untuk kita karena adanya pangsa pasar yang besar, daya beli yang tinggi, serta banyaknya yang membutuhkan kendaraan yang mampu untuk mendukung kegiatan sehari-hari."

“Kami mengakui pasar otomotif di Surabaya merupakan salah satu kontributor terbesar bagi penjualan kendaraan-kendaraan DFSK di Indonesia. Maka dari itu, kami harus memperkuat pasar dengan memperluas jaringan serta menghadirkan kendaraan-kendaraan berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ungkap Alex Pan di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (21/5/).

Menurut Alex, pasar otomotif di Indonesia dipercaya akan terus berkembang karena penduduknya yang banyak namun rendah rasio kepemilikan kendaraan. Hal itu membuat perkiraan jumlah penjualan kendaraan di 2019 akan tetap satu juta unit. "Analis pasar otomotif Frost & Sullivan memprediksi pasar otomotif nasional akan mengalami kenaikan sampai 4,2 persen atau sekitar 1,2 juta unit di 2019," tambahnya.

Merek otomotif asal Tiongkok ini menawarkan sebuah kendaraan Sport Utility Vehicle (SUV) yang gagah, kuat, modern, serta memiliki efisiensi yang tinggi. Agar bisa berkontribusi terhadap penjualan pasar, DFSK dengan cepat memperkenalkan DFSK Glory 560 kepada masyarakat di Surabaya melalui pameran yang digelar di Atrium Mall Galaxy 1 pada tanggal 21 – 26 Mei 2019. Sejumlah program sales menarik pun digelar selama pameran yaitu lucky dip berupa emas dan voucher belanja dengan total hadiah senilai puluhan juta rupiah.

BERITA TERKAIT

KERJASMA BNI - VAMOS INDONESIA

Menteri BUMN RI Rini M Soemarno (tengah), Direktur Utama BNI Achmad Baiquni (kedua kanan) dan Founder Yayasan Vamos Indonesia Fanny…

Alan Barok Ulumudin: Ideologi Pancasila Sebagai Solusi Ancaman Radikalisme

Alan Barok Ulumudin: Ideologi Pancasila Sebagai Solusi Ancaman Radikalisme  NERACA Majalengka - Sekretaris PW Muhammadiyah Jawa Barat, Alan Barok Ulumudin,…

Pasar Non Tradisional - Indonesia Akan Perkuat Kerja Sama Perdagangan Dengan Afrika

NERACA Jakarta – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan akan terus berupaya membuka akses pasar produk-produk Indonesia ke pasar non-tradisional, khususnya…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Sampai Akhir 2019, Ferrari akan RIlis Tiga Model Baru

Pimpinan Ferrari, Louis Camilleri, mengonfirmasi bahwa masih ada tiga model baru yang akan diluncurkan hingga akhir tahun ini, sebagai bagian…

Diluncurkan, Range Rover Evoque Generasi Kedua

PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) sebagai agen pemegang merek Jaguar Land Rover (JLR) nd Rover di Indonesia paIndonesia meluncurkan generasi…

Jelang HUT RI, AHM Rilis Scoopy Merah Putih

PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan Honda Scoopy dengan balutan warna baru merah putih untuk varian stylish, jelang peringatan HUT…