INDUSTRI KAROSERI BUS

Pekerja merakit bus di Pabrik Karoseri CV Laksana, Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (11/7/2019). Pabrik karoseri tersebut dalam setahun mampu merakit sekitar 1.300 unit bus seharga mulai sekitar Rp1,5 miliar hingga Rp2,5 miliar per unit (termasuk mesin) tergantung spesifikasi, serta telah menembus pasar ekspor Timor Leste, Fiji dan Bangladesh. NERACA/Antarafoto/Aji Styawan/hp

BERITA TERKAIT

Manufaktur - Peningkatan Investasi Perkuat Struktur Industri Elektronika

NERACA Jakarta – Industri elektronika di Indonesia diyakini akan semakin kuat struktur manufakturnya seiring masuknya sejumlah investor baru. Peningkatan investasi…

Industri Mobil Listrik Butuh Kesiapan Produsen dan Konsumen

NERACA Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengemukakan, industri otomotif di Indonesia terlihat semakin berkembang seiring dengan peningkatan perekonomian, khususnya…

INDUSTRI OTOMOTIF SAMBUT POSITIF PENURUNAN BUNGA - BI Prediksi Pertumbuhan Stagnan di Triwulan II

Jakarta-Kalangan industri otomotif menyambut positif penurunan suku bunga acuan. Pasalnya, penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia bisa berdampak pada penurunan…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

BLUE BIRD CERIAKAN ANAK INDONESIA

Sejumlah anak-anak mewarnai armada Big Bird saat mengikuti kegiatan Hari Anak Nasional, di Arena Jungle Land, Bogor, Selasa (23/7). Memperingati…

KREDIT BNI TUMBUH

kiri ke kanan. Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BNI Dadang Setiabudi, Direktur Human Capital dan Kepatuhan BNI Endang Hidayatullah, Direktur…

Ketua Umum PBNU Ajak Umat Muslim Siap Masuki Era Revolusi Industri 4.0

Bandung, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Dan Komputer Amik Bandung (STMIK  AMIK BANDUNG) menggelar Studium Generale yang di isi Ketua Umum…