BEI Suspensi Saham Krida Jaringan Nusantara

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara atau melakukan suspensi terhadap saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) karena mengalami kenaikan harga saham di luar kewajaran. Data Bloomberg, saham KJEN melantai di BEI pada 1 Juli 2019 dengan harga initial public offering (IPO) Rp202 per saham.

Pada hari pertama diperdagangkan di BEI, KJEN melesat 49,5% atau 100 poin ke level harga Rp302 per saham. Lesatan saham KJEN terus terjadi hingga 10 Juli 2019 dengan rerata tingkat kenaikan harga 24%-25% per hari. Secara kumulatif, sejak IPO hingga 10 Juni 2019, KJEN sudah mengalami kenaikan 1.213 poin atau setara dengan 600,5%.

Kadiv Pengawasan Transaksi BEi Lidia M. Panjaitan dan P.H. Kadiv Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI Mulyana dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, dalam rangka cooling down BEI memandang perlu untuk mmelakukan penghentian sementara perdagangan saham KJEN pada perdagangan pada 11 Juli 2019. Penghentian sementara perdagangan saham KJEN tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham KJEN.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp 13,7 miliar atau tumbuh dibandingkan tahun lalu Rp 6,9 miliar. Corporate Secretary PT Krida Jaringan Nusantara Tbk, Alexander pernah bilang, guna memenuhi target pendapatan tersebut, perseroan akan menggenjot pertumbuhan bisnis di luar pengiriman dokumen dan memperbanyak kerjasama kemitraan outlet.”Tahun ini, kami targetkan outlet capai 400 atau tumbuh dari saat ini hanya 50 outlet,”ujarnya.

BERITA TERKAIT

Wilton Repo Saham Renuka Coalindo

NERACA Jakarta - Wilton Resouces Pte Ltd pemegang saham pengendali (PSP) PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) melakukan penjualan sebanyak 50…

Audien Dengan Dirjen Pajak - BEI Keukeuh Suarakan Hapus Pajak ETF

NERACA Jakarta – Mendapat dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait soal insentif penghapusan pajak exchange traded fund (ETF) dalam…

Lagi, BEI Bakal Lelang Kursi Anggota Bursa

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kembali melelang dua kursi kosong Anggota Bursa (AB) yang ditinggalkan oleh PT Merrill Lynch…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Gandeng MRT Jakarta - Intiland Bidik Recurring Income Lahan Parkir

NERACA Jakarta – Memanfaatkan kawasan yang dekat dengan stasiun MRT Lebak Bulus, PT Intiland Development Tbk (DILD) menuai banyak berkah…

Kejar Pertumbuhan Penjualan 20% - Lorena Mengandalkan Bisnis Angkutan Udara

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan penjualan atau sales naik sebesar 15% - 20% sepanjang 2019,  PT Eka Sari Lorena Transport…

BEI Perbanyak Sekolah Pasar Modal di DIY

NERACA Jakarta – Perkuat basis investor lokal guna menjaga ketahanan pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan sosialisai…