BEI Suspensi Saham Sentral Mitra Informatika

Lantaran terjadi peningkatan harga saham yang signifikan atau di luar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) mulai perdagangan Selasa (9/7). Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Lidia M. Panjaitan, Kepala Divisi Transaksi BEI dan Martin Satria D. Bako, PH Kadiv Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, suspensi dilakukan dalam rangka cooling down dan dipandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham Sentral Mitra Informatika. Sebelumnya, pada Senin (24/6) yang lalu BEI sempat merilis dan mencatatkan aktivitas saham LUCK yang melonjak drastis ke dalam kategori unusual market activity. Dalam 18 hari terakhir saja, tercatat saham LUCK bertumbuh sebanyak 950 point atau sebesar 67,79%.

Dalam tiga bulan terakhir, harga saham emiten ini melonjak 169%. Senin (8/7), harga saham LUCK ditutup menguat 2,05% ke level Rp 1.990 per saham dari perdagangan hari sebelumnya. Harga saham LUCK terus mendaki sejak pertengahan April. Pada 12 April, harga saham LUCK berada di Rp 740 per saham. Dengan dijatuhkannya suspensi atas saham LUCK, maka seluruh kegiatan perdagangan saham emiten ini baik di pasar reguler maupun pasar tunai untuk sementara waktu diberhentikan.

Suspensi ini bertujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasi di saham LUCK. LUCK sendiri merupakan emiten yang melakukan IPO pada 28 November 2018 lalu. Emiten ini bergerak dalam sektor jasa penyediaan teknologi informasi seperti hardware. Hingga perdagangan Senin (8/7) saham LUCK sudah naik 591% dari pertama kali dilaksanakannya IPO.

BERITA TERKAIT

Bantah Kendalikan Harga Saham - Bliss Properti Siap Tempuh Jalur Hukum

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA) angkat bicara soal tuduhan soal mengendalikan harga saham yang…

Alokasikan Dana Rp 1,2 Triliun - Tower Bersama Buyback 110,94 Juta Saham

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, beberapa perusahaan masih mengandalkan aksi korporasi buyback saham. Hal inilah yang…

Jangkau Investor Ritel - Barito Pacific Raih Izin Stock Split Saham 1:5

NERACA Jakarta – Perkuat likuiditas saham di pasar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) bakal menggelar stock split saham 1:5. Pada…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Libur Sekolah dan Lebaran - Laba Bersih ROTI Melesat Tajam 153,82%

NERACA Jakarta – Emiten produsen Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) membukukan kenaikan laba bersih yang dapat diatribusikan…

Benahi Fundamental Bisnis - KS Rencanakan Tiga Anak Usahanya Go Public

NERACA Jakarta – Minat perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal atau go public cukup besar, namun sayangnya dari sekian…

Permintaan Obligasi Indosat Capai 1,7 Kali

NERACA Jakarta  -Aksi korporasi PT Indosat Tbk (ISAT) menerbitkan surat utang senilai total Rp 3,38 triliun yang terdiri dari obligasi…