Pendidikan dan Kesehatan Masih Prioritas APBD Banten 2020

Pendidikan dan Kesehatan Masih Prioritas APBD Banten 2020

NERACA

Serang - Pembangunan sektor pendidikan dan kesehatan serta penyediaan infrastruktur masih menjadi program prioritas dalam penyusunan RAPBD Banten tahun 2020 yang saat ini masih dalam pembahasan di badan anggaran legislatif.

"Untuk rencana anggaran 2020 masih dalam pembahasan. Bidang pendidikan dan kesehatan masih menjadi prioritas termasuk infrastruktur meskipun turun jika dibanding tahun-tahun sebelumnya," kata Kepala Biro Administrasi Pembangunan Pemprov Banten Mahdani di Serang, Rabu (3/7).

Mahdani mengatakan, dalam pembahasan awal mengenai rencana umum kebijakan anggaran Provinsi Banten Tahun 2020, untuk bidang pendidikan dianggarkan sekitar Rp1 triliun untuk program pendidikan gratis SMA/SMK di Banten termasuk alokasi untuk Bosda. Selain itu juga untuk pembangunan ruang kelas baru dan sekolah SMA/SMK baru.

"Angka pastinya belum bisa kita sebutkan karena nanti kan ada juga dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pendidikan ini," kata Mahdani.

Selain bidang pendidikan, kata dia, anggaran untuk bidang kesehatan juga menjadi prioritas dalam APBD Banten 2020 mendatang karena berkaitan dengan program kesehatan gratis yang dilaksanakan Pemprov Banten melalui kerjasama program dengan BPJS Kesehatan, dengan anggaran yang mencapai Rp350 miliar untuk program kesehatan gratis.

"Rp350 miliar itu dengan asumsi belum ada kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Kalau pemerintah menetapkan ada kenaikan iuran BPJS maka anggarannya naik bisa menjadi Rp550 miliar," kata dia.

Selain program kesehatan gratis, kata Mahdani, kaitannya dengan bidang kesehatan juga pada 2020 mendatang yakni adanya pembangunan dua rumah sakit yakni rumah sakit jiwa dan rumah sakit Cilograng di wilayah Banten Selatan."Dua rumah sakit yang dibangun pemprov itu kan lahannya selesai tahun ini. Nah untuk fisiknya nanti di Tahun 2020," ujar Mahdani.

Sedangkan untuk infrastruktur, kata dia, anggarannya ada penurunan di Tahun 2020 karena program pembangunan jalan provinsi yang sudah dilaksanakan beberapa tahun sebelumnya sudah hampir selesai. Ant

BERITA TERKAIT

BPKN SOROTI KASUS OVO DAN BANK MANDIRI - Insiden Konsumen E-Commerce Diduga Meningkat

Jakarta-Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperkirakan insiden perlindungan konsumen (PK) terkait e-commerce akan meningkat pesat di tahun mendatang, seiring dengan…

Tantangan Dihadapi Masih Besar

  Oleh: Tauhid Ahmad Direktur Eksekutif INDEF Indef telah melakukan penelitan-penelitian termasuk dampak perang dagang. Perhitungan indef terhadap dampak perang…

Agresifnya Pemerintah Atasi Kemiskinan dan Ketimpangan Sosial

  Oleh : Alfisyah Kumalasari, Pemerhati Sosial dan Politik   Berlangsungnya kehidupan sosial di masyarakat tentu akan berpengaruh pada timbulnya…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Revitalisasi Banten Lama Masuk Tahap Pengembangan Pariwisata

Revitalisasi Banten Lama Masuk Tahap Pengembangan Pariwisata   NERACA Serang - Revitalisasi kawasan Keraton Kesultanan Banten atau Kawasan Banten Lama, kini…

Kemenkop Dorong Standarisasi Produk UKM Ambon

Kemenkop Dorong Standarisasi Produk UKM Ambon NERACA Ambon - Kementerian Koperasi dan UKM terus berupaya meningkatkan daya saing produk UMKM…

Rekayasa Lalin Sukajadi-Setiabudi Kota Bandung Akan Dipermanenkan

Rekayasa Lalin Sukajadi-Setiabudi Kota Bandung Akan Dipermanenkan NERACA Bandung - Hasil uji coba rekayasa lalu lintas jalan Sukajadi-Setiabudi yang diberlakukan…