Anak Usaha UNTR Tambah Saham di SMM

NERACA

Jakarta - Anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Tuah Turangga Agung (PAA) meningkatkan kepemilikan saham pada salah satu anak usahanya yakni PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) lewat pembelian saham baru. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin

Perseroan menjelaskan, dengan peningkatan kepemilikan saham ini, maka Tuah Turangga Agung kini menggenggam 10,47 juta saham Suprabari Mapanindo Mineral senilai Rp 104,78 miliar. "Tujuan Tuah Turangga Agung meningkatkan kepemilikan saham di Suprabari Mapanindo Mineral adalah sebagai tambahan modal kerja bagi SMM," kata Nataza P.Purba, Legal Function Head PT United Tractors Tbk.

Nataza juga menambahkan, transaksi ini bukan merupakan transaksi benturan kepentingan dan bukan merupakan transaksi material. Sebagai informasi, kejar pertumbuhan pendapatan lebih agresif lagi, UNTR tidak hanya mengandalkan penjuaan alat berat tetapi merambah bisnis tambang emas. Tahun ini, anak usaha dari Astra Internasional ini mengerek target penjualan emas 11,11% melalui entitas anak PT Agincourt Resources sejalan dengan realisasi kinerja operasional sampai dengan April 2019 yang diklaim sesuai dengan target.

Dalam laporan operasional Januari 2019—April 2019, United Tractors melaporkan Agincourt Resources merealisasikan volume penjualan emas 27.000 ounces (oz) pada April 2019. Realisasi itu turun 27,02% dibandingkan dengan periode Maret 2019 sebanyak 37.000 oz. Dengan demikian, total penjualan emas Agincourt Resources sebanyak 124.000 oz pada Januari 2019—April 2019.

Investor Relations United Tractors, Ari Setiyawanpernah bilang, turunnya realisasi penjualan emas Agincourt Resources pada April 2019 karena terdapat beberapa hari libur. Kendati demikian, manajemen telah meninjau ulang target penjualan emas 2019. Asal tahu saja, UNTR itu awalnya menargetkan penjualan emas 360.000 oz pada 2019. Dengan demikian, perseroan mengerek 11,11% target penjualan emas tahun ini.

Ari menuturkan, tahun lalu penjualan emas sekitar 410.000 oz. Pihaknya berharap produksi tahun ini selisihnya tidak terlalu jauh dibanding periode 2018. Di sisi lain, penjualan alat berat komatsu UNTR periode Januari 2019—April 2019 turun 12,92% secara tahunan. Jumlah penjualan turun dari 1.656 unit pada Januari 2018—April 2018 menjadi 1.442 unit. Pada periode Januari 2019—April 2019, pangsa penjualan terbesar masih didominasi sektor pertambangan dengan 49%. Akan tetapi, besaran itu turun dari 57% pada Januari 2018—April 2018.

BERITA TERKAIT

Beragam Solusi Keuangan di GIIAS - Astra Berikan Nilai Tambah dari Sekedar Jual Mobil

Lesunya bisnis pasar otomotif dalam negeri tidak mengurangi minat masyarakat Indonesia untuk hadir di pameran tahunan GAIKINDO Indonesia International Auto…

Wilton Repo Saham Renuka Coalindo

NERACA Jakarta - Wilton Resouces Pte Ltd pemegang saham pengendali (PSP) PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) melakukan penjualan sebanyak 50…

Serap Saham Tiga Pilar Sejahtera - FISH Pastikan Tidak Ada Dampak Material

NERACA Jakarta – Menyikapi aksi korporasi PT FKS Food And Ingredients (FKS FI) yang bakal menyerap saham PT Tiga Pilar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Gandeng MRT Jakarta - Intiland Bidik Recurring Income Lahan Parkir

NERACA Jakarta – Memanfaatkan kawasan yang dekat dengan stasiun MRT Lebak Bulus, PT Intiland Development Tbk (DILD) menuai banyak berkah…

Kejar Pertumbuhan Penjualan 20% - Lorena Mengandalkan Bisnis Angkutan Udara

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan penjualan atau sales naik sebesar 15% - 20% sepanjang 2019,  PT Eka Sari Lorena Transport…

BEI Perbanyak Sekolah Pasar Modal di DIY

NERACA Jakarta – Perkuat basis investor lokal guna menjaga ketahanan pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan sosialisai…