Libur Lebaran, Transaksi Elektronik Mandiri Syariah Tumbuh

NERACA

Jakarta - Selama libur lebaran Mei 2019, transaksi kanal elektronik (electronic channel) PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) naik 60 persen secara tahunan (year on year/yoy). Jumlah tersebut terdiri dari nilai transaksi kartu debit sebesar 327,981 transaksi dengan volume Rp 184 miliar.

Corporate Secretary Mandiri Syariah Ahmad Reza menyampaikan selama libur Lebaran khususnya tgl 27 Mei sampai 31 Mei transaksi e-channel meningkat. Total transaksi electronic channel pada bulan Mei termasuk kartu debit sebesar 8,81 juta transaksi naik 39 persen (yoy). "Puncaknya adalah tanggal 29 Mei yaitu mencapai 622,719 transaksi," katanya melalui siaran pers, kemarin.

Ahmad Reza menambahkan saat ini sudah ada 3.433.613 nasabah Mandiri Syariah yang telah menggunakan electronic channel yaitu Mandiri Syariah Mobile, Net Banking dan ATM. Menurut dia, Mandiri Syariah telah memahami masyarakat modern saat ini sangat tergantung pada media digital.

Menyesuaikan hal tersebut Mandiri Syariah terus berupaya meningkatkan layanan digital banking Mandiri Syariah. Termasuk, fitur-fitur pada layanan e-channel termasuk Mandiri Syariah Mobile dari mulai top up emoney, token PLN, Gopay, OVO, pengisian pulsa sampai dengan fitur sedekah, waktu sholat dan informasi masjid terdekat.

Sementara itu, Digital Banking Group Head Mandiri Syariah Riko Wardhana menambahkan sampai dengan Mei 2019, total Debit Card Mandiri Syariah yang berlogo GPN dan berteknologi chip yang telah terdistribusi ke nasabah mencapai 57,51 persen. Melebihi dari target Mandiri Syariah sebesar 50 persen pada akhir 2019, sesuai ketentuan Bank Indonesia.

Dengan total kartu sejumlah tersebut di atas, transaksi ATM nasabah Mandiri Syariah di bulan Mei 2019 atau selama libur lebaran kemarin adalah sebesar 3,6 juta. Dengan jenis transaksi tertinggi tarik tunai dan disusul transaksi transfer.

Meskipun saat ini Mandiri Syariah belum menjalankan business EDC acquiring namun Mandiri Syariah terus meningkatkan kerjasama dengan merchant-merchant untuk kemudahan dan kenyamanan transaksi nasabah. "Insya Allah kami akan terus berupaya meningkatkan layanan sesuai dengan kebutuhan nasabah. Semoga upaya kami dalam memberikan layanan yang lebih baik menjadi berkah untuk semua," katanya.

BERITA TERKAIT

PPATK Berhasil Mitigasi Pencucian Uang Senilai Rp10,39 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatatkan angka mitigasi pencucian uang yang berhasil…

Pemerintah Tambah Anggaran Subsidi FLPP Rp8,6 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyetujui permintaan dari tiga asosiasi pengembang perumahan, yaitu Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi…

BCA Syariah Telah Salurkan Pembiayaan UMKM Capai Rp1,01 Triliun

    NERACA   Jakarta - PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatat pembiayaan untuk segmen UMKM sebesar Rp 1,01…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

PPATK Berhasil Mitigasi Pencucian Uang Senilai Rp10,39 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatatkan angka mitigasi pencucian uang yang berhasil…

Pemerintah Tambah Anggaran Subsidi FLPP Rp8,6 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyetujui permintaan dari tiga asosiasi pengembang perumahan, yaitu Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi…

BCA Syariah Telah Salurkan Pembiayaan UMKM Capai Rp1,01 Triliun

    NERACA   Jakarta - PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatat pembiayaan untuk segmen UMKM sebesar Rp 1,01…