Menristekdikti - Mahasiswa Kembangkan Talenta Bidang Digital

Mohamad Nasir

Menristekdikti

Mahasiswa Kembangkan Talenta Bidang Digital

Tangerang - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mendorong mahasiswa Indonesia untuk mengembangkan talenta bidang digital karena teknologi digital memainkan peranan penting dalam mendukung kemajuan bangsa dan dunia.

"Kalau anda menolak teknologi, anda akan terisolir dalam kehidupan.," kata Nasir kepada wartawan di sela-sela acara pelepasan delegasi mahasiswa Indonesia untuk kunjungan ke China selama 15-21 Juni 2019, di Tangerang, Banten, Jumat (14/6).

Dia mengatakan mahasiswa Indonesia dapat belajar sendiri dan belajar dari teknologi luar negeri untuk meningkatkan kemampuan diri. Lagi pula, dengan menguasai di bidang teknologi dan digital, maka mahasiswa dapat menciptakan teknologi dan inovasi di masa mendatang."Talenta digitalnya (mahasiswa Indonesia) harus berkembang," ujar dia.

Perkembangan dunia saat ini semakin pesat, dan dunia digital bergerak dinamis dan maju, untuk itu mahasiswa Indonesia harus mampu mengambil posisi untuk bisa berdaya saing, meningkatkan kemampuan dan memanfaatkan teknologi untuk melahirkan berbagai inovasi dan terobosan.

Nasir mengatakan dalam peningkatan kemampuan mahasiswa untuk memiliki keterampilan siap pakai dan mampu masuk dunia kerja dengan baik setelah lulus dari perguruan tinggi, maka pendidikan di kampus juga harus mendukung.

Untuk itu, dia mengatakan ada sebanyak 6.000 paket beasiswa pendidikan vokasi yang disediakan Taiwan untuk anak-anak Indonesia. Dari 6.000 paket beasiswa itu, sebanyak 1.000 paket beasiswa direncanakan akan diberikan kepada mahasiswa Indonesia pada 2019. Namun, sejak awal 2019 hingga saat ini, dari 1.000 paket beasiswa itu, sebanyak 300 paket telah diberikan kepada mahasiswa Indonesia untuk belajar di Taiwan.

Dalam program beasiswa itu, skema pendidikan yang digunakan ada 2+2 di mana mahasiswa Indonesia terlebih dulu belajar di Indonesia selama dua tahun, lalu setelah itu, akan melanjutkan pendidikan selama dua tahun di Taiwan. Ant

BERITA TERKAIT

Kembangkan Platform Online - INOV Bikin Proyek Percontohan di Lima Kota

NERACA Jakarta - Mengantungi dana hasil penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) sebesar Rp 152 miliar, PT…

Kisel-Koperasi Astra-Forkom KBI Kerjasama Bisnis Aplikasi Digital

Kisel-Koperasi Astra-Forkom KBI Kerjasama Bisnis Aplikasi Digital NERACA Purwokerto - Koperasi Telekomunikasi Seluler (Kisel), Koperasi Astra Internasional dan Forum Koperasi…

Tim Mahasiswa UI Berhasil Raih Juara Umum Kompetisi Bisnis Se ASEAN dan China

  NERACA   Jakarta - Enam mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berhasil meraih juara umum dalam kompetisi bisnis yang diadakan oleh…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Kecewa KPK Melanjutkan Proses Hukum Terhadap SN - MAQDIR ISMAIL:

Jakarta-Advokat senior Maqdir Ismail merasa heran dan kecewa mendengar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan terus melanjutkan proses hukum terhadap Sjamsul…

Tunda Pengesahan RUU Pertanahan, Pastikan Rakyat Terlibat - Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Kritisi RUU Pertanahan

Tunda Pengesahan RUU Pertanahan, Pastikan Rakyat Terlibat Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Kritisi RUU Pertanahan NERACA Jakarta - Koalisi Organisasi Masyarakat…

KPK Tekankan Pentingnya Kurikulum Antikorupsi Masuk Sekolah-sekolah

KPK Tekankan Pentingnya Kurikulum Antikorupsi Masuk Sekolah-sekolah NERACA Surabaya - Komisi Pemberantasan Korupsi menekankan pentingnya kurikulum antikorupsi masuk sekolah-sekolah dalam…