Mayora Targetkan Penjualan Tumbuh 11,1%

Masih terjaganya daya terjaganya daya beli masyarakat menjadi optimisme pelaku industri makanan dan minuman (mamin) dan consumer goods bila tahun ini akan mencatatkan bisnis positif. Hal ini pula yang menjadi alasan bagi PT Mayora Indah Tbk (MYOR) yang memperkirakan penjualan dan laba bersih masing-masing dapat tumbuh 11,1% dan 9,7% pada 2019.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, perseroan memperkirakan penjualan dapat mencapai Rp26,73 triliun dan laba bersih sebesar Rp1,93 triliun pada 2019. Pada 2018, perseroan membukukan penjualan Rp24,06 triliun dan laba bersih Rp1,76 triliun.Tercatat sepanjang Januari-Maret 2019, perseroan membukukan penjualan Rp6,01 triliun atau naik 11,1% secara tahunan, sedangkan laba bersih naik 0,4% menjadi Rp480 miliar. Manajemen menjelaskan, pertumbuhan perekonomian yang masih rendah menjadi kendala perseroan.

Kendala lainnya seperti hadirnya produsen lokal dan produk impor yang semakin banyak beredar. Perseroan juga harus berhati-hati dalam penyediaan bahan baku.Presiden Direktur Mayora Group, Andre Atmadja pernah bilang, perseroan terus mengembangkan pasar ekspor dengan menambah sejumlah pasar baru. Pada tahun ini, perseroan mulai masuk ke negara-negara Eropa Timur sejalan dengan keberhasilan perseroan masuk ke Rusia.

Selain itu, perseroan mengembangkan pasar di beberapa negara Afrika yang belum tergarap maksimal. Hingga kuartal I/2019, penjualan ekspor sebesar Rp2,40 triliun atau berkontribusi 39,93% terhadap total penjualan.Untuk tahun ini, MYOR menargetkan penjualan ekspor dapat tumbuh 15%-20% pada 2019, dengan Filipina sebagai kontributor utama.

Menurut Global Marketing Director Mayora Indah, Ricky Afrianto, target penjualan ekspor tahun ini sama dengan target total penjualan perseroan pada tahun lalu. Adapun, pada tahun lalu total penjualan perseroan diperkirakan tumbuh sekitar 16%.

BERITA TERKAIT

FIF Group Bukukan Laba Rp 1,93 Triliun

Tercatat sampai dengan September 2019, perusahaan pembiayaan PT Federal International Finance atau FIFGROUP berhasil menyalurkan pembiayaan senilai Rp 29,7 triliun…

Penjualan Kapuas Prima Coal Tumbuh 23,78%

Sampai dengan kuartal tiga 2019, PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) membukukan penjualan sebesar Rp 645,91 miliar atau tumbuh 23,78%…

Layanan Darurat 112 Jadi Solusi Smart City

PT Jasnita Telekomindo Tbk melalui anak perusahaannya, PT Esa Kreasi Negri telah membuat penambahan fitur baru yang bernama mobile application…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berinvestasi Mudah Gak Pake Ribet - Ketika Semua Kemudahan Berada Dalam Genggaman

Di era digital saat ini, segala sesuatunya sangat mudah dilakukan. Tengok saja inovasi layanan industri keuangan baik itu perbankan hingga…

Geliat Sektor Industri - Anak Usaha Barito Pacific Jual Lahan 12,6 Hektar

NERACA Jakarta – Geliat pembangunan industri akan berdampak besarnya permintaan lahan industri di beberapa kota besar, maka melihat potensi tersebut,…

Danai Pengembangan Bisnis - Dana Brata Luhur Lepas Saham IPO 35 Juta Saham

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Dana Brata Luhur Tbk berencana melaksanakan penawaran umum perdana (initial…