Anies Masih di Lingkaran Ahokers

Anies Masih di Lingkaran Ahokers

NERACA

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan perlu lebih cermat, terutama dalam memilih pejabat-pejabat di Eselon II atau setara kepala dinas. Sebab, sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ditenggarai masih merupakan loyalis Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disebut Ahokers.

Ketua Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan) Indonesia, Agung Nugroho mengatakan, dua kasus terlahir yang menjadi ramai diperbincangkan adalah berkaitan dengan undangan terhadap Muslimat HTI serta terbitnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Pulau Reklamasi."Kami menduga kuat dua kasus itu ada unsur kesengajaan dari pejabat-pejabat yang dikenal sebagai Ahokers," ujarnya, Sabtu (15/6).

Menurutnya, berkaitan dengan diundangnya Muslimah HTI dalam acara rapat di Kantor Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta yang kemudian dibatalkan sangat janggal menjadi sebuah keteledoran."Level kepala dinas semestinya punya ketelitian dan kehati-hatian dan punya banyak wawasan. Masak, ormas HTI yang sudah dibubarkan pemerintah dia tidak tahu," terangnya.

Ia menilai, mencuatnya kasus undangan Muslimah HTI dan terbitnya IMB Pantai Maju adalah upaya menggiring Anies terus berada di zona tidak nyaman melalui kebijakan-kebijakan kontroversial.

"Anies akan terus dikritik dan mendapat penilaian buruk di mata masyarakat. Sejak dua minggu dilantik kami sudah ingatkan, saat itu kami melihat indikasi kuat penggembosan terjadi di Dinas Kesehatan," ungkapnya.

Agung berharap, Anies segera melakukan evaluasi serta lebih waspada dan mawas diri. Sebab, baik buruknya kinerja bawahan, tentu pemimpinnya juga mendapat penilaian itu.

"Sebelumnya kami sangat mendukung kebijakan islah yang dilakukan Anies, sejumlah pejabat yang jelas Ahokers pun masih diberikan posisi kepala dinas maupun kepala badan atau setingkat dengan itu. Saat ini kami meminta Pak Anies untuk menimbang ulang keputusannya agar tidak semakin banyak polemik dan kontroversi," tandasnya. Mohar

BERITA TERKAIT

Pembangunan Jalan "Negeri di Atas Awan" Ditarget Selesai Desember 2019

Pembangunan Jalan "Negeri di Atas Awan" Ditarget Selesai Desember 2019   NERACA Serang - Pembangunan jalan menuju tempat wisata 'Negeri di…

Depok Inovation Week Ajang Solusi Menuju Program Unggulan

Depok Inovation Week Ajang Solusi Menuju Program Unggulan   NERACA Depok - Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan antusias masyarakat cukup…

Pemkot Sukabumi Dorong Litbang Dijadikan Dasar Pembangunan - Upaya Percepatan Pembangunan

Pemkot Sukabumi Dorong Litbang Dijadikan Dasar Pembangunan Upaya Percepatan Pembangunan  NERACA Sukabumi - Upaya percepatan pembangunan terus dilakukan Pemerintah Kota…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Komitmen Sejahterakan Masyarakat, Bupati Eka Raih Penghargaan Anugerah Sang Pemimpin

Komitmen Sejahterakan Masyarakat, Bupati Eka Raih Penghargaan Anugerah Sang Pemimpin  NERACA Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan meraih penghargaaan Sang…

Penghargaan AVPA France Award untuk Kopi dan Teh RI

Jakarta-Kopi Indonesia berhasil meraih penghargaan International AVPA France Gourmet Award 2019 bertema Coffees Locally Roasted in their Country of Origin.…

Pembangunan Jalan "Negeri di Atas Awan" Ditarget Selesai Desember 2019

Pembangunan Jalan "Negeri di Atas Awan" Ditarget Selesai Desember 2019   NERACA Serang - Pembangunan jalan menuju tempat wisata 'Negeri di…