P3D Sukabumi Gelar Operasi Gabungan Kendaraan Belum Bayar Pajak

P3D Sukabumi Gelar Operasi Gabungan Kendaraan Belum Bayar Pajak

NERACA

Sukabumi - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, melalui Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kota Sukabumi, kembali menggelar operasi gabungan khusus kendaraan, di sejumlah titik di Kota Sukabumi.

Kepala Seksi Pendapatan dan Penagihan P3D Wilayah Kota Sukabumi, Rendi Supriatna kepada NERACA Rabu (12/6) menerangkan operasi gabungan itu melibatkan Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom), Polres Sukabumi Kota, PT Jasa Raharja dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi.

Rendy Supriatna menyebutkan razia gabungan tersebut dilakukan dalam upaya menekan angka tunggakan pajak kendaraan bermotor masyarakat, khususnya di Kota Sukabumi.“Setiap kendaraan kita ajak berhenti sementara untuk mengecek surat-suratnya. Dari 420 kendaraan yang kita minta berhenti, sebanyak 175 kendaraan diketahui belum membayar pajak dan langsung kita arahkan melakukan pembayaran di tempat yang telah disediakan,” paparnya.

Ia menjelaskan dari angka 175 itu, 74 pemilik kendaraan langsung melakukan pembayaran pajak di tempat. Sementara 101 lainnya, membuat surat pernyataan untuk segera melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Selain menemukan kendaraan yang belum membayar pajak, sebut dia, aparat gabungan juga menemukan 210 orang pelanggaran terkait kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) dengn kategori telat melakukan perpanjangan, dan sudah lewat beberapa tahun.

Pada kesempatan itu, Kepala P3D Wilayah Kota Sukabumi, H. Iwan Juanda menjelaskan target tahun 2019 dari total target Rp 152.471.486.579, sudah terealisasi sebesar Rp 65.148.634.225. Dengan rincian, terang dia, target pendapatan pajak kendaraan bermotor (PKB) wilayah Kota Sukabumi pada tahun 2019 ini, sebesar Rp 55.517.000.000. Realisasi hingga 11 Juni 2019, sebesar Rp 22.782.630.200 atau sebesar 46,44 persen.

Adapun realisasi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) kesatu masuk sebesar Rp 17.152. 687.500 dari target sebesar Rp 43.608.000.000 atau sebesar 39,33 persen. Realisasi BBNKB Kedua masuk sebesar Rp 437.044.500 dari target sebesar Rp 1.699.000.000 atau sebesar 25,72 persen.

Kemudian, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dari target sebesar Rp 33.064. 729.000 terealisasi sebesar Rp 14.679.227.941 atau sebesar 44,40 persen. Pajak Air Permukaan dari target sebesar Rp 1.539.000 terealisasi sebesar Rp 122.500 atau 7,96 persen, dan pajak rokok dari target Rp 18.561.218.579, terealisasi sebesar Rp 7.096.921.584 atau 38,19 persen.

H. Iwan Juanda optimis seluruh target akan tercapai hingga akhir tahun. Ia mengimbau para wajib pajak agar taat pajak. Selain menjadi kewajiban kepada negara, kata dia, pajak memberikan timbal balik kepada masyarakat berupa pembangunan dan program lainnya.

“Kami akan terus berupaya memberikan inovasi dalam rangka mendekatkan atau kemudahan dalam pelayanan pajak. Namun inovasi dan kemudahan ini, tidak ada artinya tanpa bantuan, kesadaran dan kemauan masyarakat dalam membayar pajak,” katanya. Ron

BERITA TERKAIT

Konflik Jababeka, BEI Belum Tentukan Sikap

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan belum mengambil sikap soal penolakan tiga kontraktor PT Kawasan Industri Jababeka…

Disnakertrasn Kota Sukabumi Siap Berangkatkan Dua KK

Disnakertrasn Kota Sukabumi Siap Berangkatkan Dua KK NERACA Sukabumi - Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Sukabumi akan memberangkatkan dua…

Harga Cabai di Kabupaten Sukabumi Rp 75 Ribu Per Kilogram

Harga Cabai di Kabupaten Sukabumi Rp 75 Ribu Per Kilogram NERACA Sukabumi – Memasuki pekan ketiga Juli 2019, harga kebutuhan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

PNM Diusulkan Dapat Suntikan Modal Rp2 Triliun dari PMN - RAPBN 2020

PNM Diusulkan Dapat Suntikan Modal Rp2 Triliun dari PMN RAPBN 2020 NERACA Bukittinggi – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)…

Kemenkop Gelar Bimtek Mitigasi Risiko Bencana Bagi KUMKM

Kemenkop Gelar Bimtek Mitigasi Risiko Bencana Bagi KUMKM NERACA Palangkaraya - Kementerian Koperasi dan UKM memandang pentingnya KUMKM mengetahui secara…

Omzet UKM Binaan PNM Tembus Rp95 Juta/bulan

Omzet UKM Binaan PNM Tembus Rp95 Juta/bulan NERACA Payakumbuh, Sumbar - Sejumlah usaha kecil dan menengah (UKM) binaan PT Permodalan…