Mantan Ketua MK - Fitrahnya Indonesia Adalah Bersatu Seperti Era 1945

Mahfud MD

Mantan Ketua MK

Fitrahnya Indonesia Adalah Bersatu Seperti Era 1945

Yogyakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan nilai Idul Fitri dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bersatu seperti saat pertama didirikan pada 1945.

"Dalam konteks Negara Indonesia Idul Fitri itu kembali ke prinsip kebersatuan di dalam keberagaman," kata Mahfud di Yogyakarta, Selasa (4/6).

Menurut dia, secara bahasa Idul Fitri adalah kembali pada kesejatian diri. Apabila disandarkan pada manusia maka artinya kembali pada kesucian dan kebersihan hati serta keikhlasan sebagai hamba Tuhan.

Meski demikian, makna Idul Fitri tersebut juga bisa disematkan dalam konteks berbangsa dan bernegara."Dulu kita berbeda-beda sekian banyak suku, sekian banyak agama, budaya bersatu mendirikan Indonesia dan mengusir penjajah," kata dia.

Dengan demikian, lanjut dia, jika ditarik dengan dinamika politik belakangan ini, rekonsiliasi menjadi sangat penting untuk memberikan makna Idul Fitri kepada Indonesia."Dalam konteks politik sekarang, di mana tampaknya ada konflik politik, Idul Fitri-nya negara (Indonesia) itu artinya bersatu kembali seperti saat tahun 45 didirikan bersama-sama," kata Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila ( BPIP) ini.

Kemudian Mahfud mengatakan upaya negara dalam menangkal radikalisme di era digital seperti saat ini harus tegas dan transparan."Negara harus tetap sangat berhati-hati untuk menangkal radikalisme ini dan tetap bertindak tegas dan transparan," kata Mahfud.

Menurut Mahfud, upaya menangkal radikalisme tidak bisa dilakukan seperti tempo dulu sebab di era digital seperti saat ini masyarakat bisa memantau dan mengawasi setiap saat penanganan kasus radikalisme.

"Dalam keadaan begini negara akan sulit melakukan rekayasa-rekayasa yang menimbulkan fitnah seperti dulu. Dulu kan sering kalau menindak teroris dianggap rekayasa atau ciptaan untuk mengalihkan perhatian.Sekarang tidak bisa begitu," kata dia. Ant

BERITA TERKAIT

KERJASMA BNI - VAMOS INDONESIA

Menteri BUMN RI Rini M Soemarno (tengah), Direktur Utama BNI Achmad Baiquni (kedua kanan) dan Founder Yayasan Vamos Indonesia Fanny…

Payoneer Dukung UMKM di Indonesia dan Dunia

Hadirnya financial technology (fintech) memberikan banyak peluang bagi bisnis untuk berkembang secara global karena adanya kemudahan, seperti transaksi lintas negara…

Mantan Menteri BUMN Apresiasi Kepedulian Pertamina atas Mangrove

Jakarta-Mantan Menteri BUMN Mustafa Abubakar memberikan apresiasi kepada Pertamina terkait pelestarian lingkungan yang pernah dilakukan. Termasuk di antaranya, penanaman 90…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

KPK Bantu Selamatkan Aset BMD dan Piutang Pajak Sultra Rp1,2 Triliun

KPK Bantu Selamatkan Aset BMD dan Piutang Pajak Sultra Rp1,2 Triliun   NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantu Pemerintah…

Negara Berpotensi Rugi Rp6,4 Triliun Akibat Penyelundupan

Negara Berpotensi Rugi Rp6,4 Triliun Akibat Penyelundupan   NERACA Jakarta - Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan penyelundupan jutaan produk ilegal asal…

Legislator: Pemerintah Harus Satu Suara Soal RUU Pertanahan

Legislator: Pemerintah Harus Satu Suara Soal RUU Pertanahan  NERACA Jakarta - Anggota Komisi II DPR, Sutriyono mengatakan, Pemerintah dalam hal…