Uriep Budhi Prasetyo Jabat Dirut Baru KSEI

Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) memutuskan untuk mengangkatUriepBudhi Prasetyo sebagai direktur utama baru perseroan menggantikanFriderica Widyasari Dewi yang telah berakhir masa jabatannya. Informasi tersebut disampaikan KSEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Uriep sebelumnya menjabat direktur pengawasan transaksi dan kepatuhan PT BursaEfek Indonesia pada periode 2009 - 2015 dan Komisaris KSEI periode 2006 - 2009. Selain itu, dalam RUPST pada 27 Mei 2019 juga mengangkat Syafruddin dan Supranoto Prajogo sebagai direktur I dan direktur II. Sebagai direktur utama terpilih, Uriep menyampaikan program kerja Direksi KSEI 2019 - 2022. Beberapa diantaranya merupakan kelanjutan dari rencana strategis yang dikembangkan pada tahun sebelumnya.“Dalam waktu dekat salah satu rencana strategis yaitu pengembangan e-Proxy dan e-Voting untuk memudahkan investor selaku pemegang saham dalam memberikan kuasa pada RUPS melalui sarana elektronik,” ungkapnya.

Platform ini akan memberikan kemudahan komunikasi antara Emiten, BAE, KSEI,

Perusahaan Efek, Bank Kustodian, dan Pemegang Saham secara straight through

processing karena menggunakan standard messaging dalam satu platform yang

terintegrasi.

Uriep menjelaskan, untuk rencana strategis lainnya meliputi full central bank money, yaitu bank pembayaran yang bekerjasama dengan KSEI mulai periode 2019 - 2024 akan menggunakan infrastruktur Bank Indonesia (BI-RTGS) untuk mendukung penyelesaian transaksi efek di KSEI.Nantinya, seluruh penyelesaian dana oleh Bank Kustodian dan perusahaan efek baik Surat Berharga Negara (SBN) maupun non Surat Berharga Negara akan menggunakan BI-RTGS. Hal ini dilakukan untuk memenuhi rekomendasi International Organization of Securities Commissions (IOSCO) Principle 9 - Principles for Financial Market Infrastructures (PFMI) mengenai Money Settlements.

BERITA TERKAIT

Groundbreaking Proyek Smelter - PTPP Catat Kontrak Baru Rp10,57 Triliun

NERACA Jakarta – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil membukukan kontrak baru sampai dengan April 2019 sebesar Rp10,57 triliun atau…

Bank NTT Akhirnya Punya Dirut Baru

    NERACA   Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) bakal dinakhodai Direktur Utama (Dirut)…

Perbanyak Mitra Baru - Kioson Targetkan Penjualan Rp 4,74 Triliun

NERACA Jakarta – Rencanakan menambah mitra baru tahun ini menjadi 70 ribu mitra yang tersebar di Indoesia, PT Kioson Komersial…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan Urban Jakarta Tumbuh 195%

Kuartal pertama 2019, PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) mencatatkan pendapatan Rp117,9 miliar atau naik 195% dibanding priode yang sama…

HOKI Taksir Penjualan Semester I Tumbuh 15%

NERACA Jakarta – Meskipun mencatatkan penurunan laba bersih di kuartal pertama 2019 karena telat panen, emiten produsen beras kemasan PT…

Siapkan Capex Rp 28 Miliar - Bali United Bidik Laba Operasi Rp 10 Miliar

NERACA Jakarta – Menjadi klub sepakbola pertama di Asean yang sahamnya tercatat di pasar modal, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk…