Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan untuk penerbitan obligasi dengan total nilai emisi Rp52,675 triliun. Informasi tersebut disampakan Pefindo berdasarkan data yang dirilis di Jakarta, kemarin.

Dari beragam jenis surat utang, mandat terbesar datang dari PUB baru Rp20,75 triliun, disusul rencana realisasi penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi Rp14,33 triliun. Selebihnya Rp6,095 triliun di antaranya merupakan mandat emisi medium term notes (MTN), emisi obligasi Rp3,53 triliun, dan sukuk Rp7,92 triliun.

Adapun dari total nilai mandat tersebut, perusahaan sektor keuangan mencapai 44,42% atau senilai Rp23,4 triliun. Perinciannya 7 emiten perbankan yang akan menerbitkan surat utang dengan total nilai Rp11,8 triliun dan emiten pembiayaan sebanyak 8 perusahaan dengan rencana emisi total Rp11,6 triliun. Selebihnya adalah dari sektor riil mencapai 32 emiten, tersebar dari beragam jenis sektor.

BERITA TERKAIT

Tawarkan Bunga Hingga 10,50% - Mandala Finance Rilis Obligasi Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta – Danai ekspansi bisnisnya, PT Mandala Multifinance Tbk akan menerbitkan sekaligus menawarkan surat utang bertajuk Obligasi Berkelanjutan III…

Smelter Feronikel PT CNI Rp 14,5 Triliun Mulai Dibangun di Kolaka

Smelter Feronikel PT CNI Rp 14,5 Triliun Mulai Dibangun di Kolaka NERACA Kolaka - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya…

Groundbreaking Proyek Smelter - PTPP Catat Kontrak Baru Rp10,57 Triliun

NERACA Jakarta – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil membukukan kontrak baru sampai dengan April 2019 sebesar Rp10,57 triliun atau…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan Urban Jakarta Tumbuh 195%

Kuartal pertama 2019, PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) mencatatkan pendapatan Rp117,9 miliar atau naik 195% dibanding priode yang sama…

HOKI Taksir Penjualan Semester I Tumbuh 15%

NERACA Jakarta – Meskipun mencatatkan penurunan laba bersih di kuartal pertama 2019 karena telat panen, emiten produsen beras kemasan PT…

Siapkan Capex Rp 28 Miliar - Bali United Bidik Laba Operasi Rp 10 Miliar

NERACA Jakarta – Menjadi klub sepakbola pertama di Asean yang sahamnya tercatat di pasar modal, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk…