Bank Jatim Dorong Pembiayaan Rumah Syariah

NERACA

Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) melalui Unit Usaha Syariah (UUS) berusaaha menggenjot potensi Pembiayaan Pemilikan Rumah (PPR) Syariah. Bekerja sama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (PT SMF), Bank Jatim serius menggarap potensi yang terbuka lebar, khususnya kebutuhan akan properti Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Jawa Timur.

Keseriusan tersebut tertuang dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bank Jatim dengan PT SMF, tentang Program Peningkatan Kapasitas Penyaluran Pembiayaan Pemilikan Rumah (PPR) Syariah. Pgs Direktur Utama Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha menyatakan, MoU tersebut dimaksudkan untuk menyusun rencana kerja sama yang bisa dilakukan oleh kedua belah pihak.

"Kerja sama yang dimaksud antara lain penyedian sumber dana jangka menengah atau panjang untuk PPR Syariah, pemanfaatan produk dan jasa keuangan perbankan, dan lain sebagainya yang saling menguntungkan kedua belah pihak," kata Ferdian melalui siaran persnya, Rabu (22/5).

Ferdian menjelaskan, MoU ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang sudah dijalin sebelumnya. Kerja sama yang dimaksud yaitu tentang Pemberian Fasilitas Pembiayaan Mudharabah Mugayadah Dalam Rangka Penyaluran PPR Sejahtera FLPP. Ferdian menyampaikan, sampai saat ini, PT SMF telah memberikan bantuan dana kepada Bank Jatim dalam penyaluran dana PPR Sejahtera Syariah FLPP sebesar Rp 3,16 miliar. Adapun komposisinya, dana PT SMF 25 persen dari plafon pembiayaan yang disalurkan.

"Saya rasa potensi PPR di Jawa Timur sangat bagus. Target kita adalah penyaluran PPR FLPP Sejahtera yang menjadi salah satu penunjang Program Sejuta Rumah yang telah dicanangkan oleh pemerintah," ujar Ferdian. Ia berharap, dengan adanya MoU ini, mampu menggenjot pembiayaan syariah Bank Jatim. Ferdian mengungkapkan, sampai dengan Triwulan I 2019, pembiayaan syariah Bank Jatim tercapai Rp 1,21 triliun, dengan penyaluran PPR Syariah sebesar Rp 380,8 Miliar.

Sementara itu, Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo menambahkan, kebutuhan rumah merupakan hak setiap warga. Bank Jatim, kata dia, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Timur wajib memberikan kemudahan khususnya bagi MBR di Jawa Timur

BERITA TERKAIT

OJK Tetapkan Bali United Sebagai Efek Syariah

NERACA Jakarta -Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan saham PT Bali Bintang Sejahtera Tbk atau Bali United sebagai efek syariah. Penetapan…

BTN Ingin Jadi Mitra Utama BP Tapera - Genjot Pembiayaan Rumah Murah

BTN Ingin Jadi Mitra Utama BP Tapera Genjot Pembiayaan Rumah Murah   NERACA Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk…

Program Sejuta Rumah Mendapat Penghargaan Internasional

Program Sejuta Rumah Mendapat Penghargaan Internasional NERACA Jakarta - Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI), Soelaeman Soemawinata mengatakan kebijakan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Masih Miliki Ruang Turunkan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta – Bank sentral klaim masih memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI Seven…

Libur Lebaran, Transaksi Elektronik Mandiri Syariah Tumbuh

    NERACA   Jakarta - Selama libur lebaran Mei 2019, transaksi kanal elektronik (electronic channel) PT Bank Syariah Mandiri…

BCA akan Merger Bank Royal dengan Anak Usaha Syariah

  NERACA   Jakarta - PT. Bank Central Asia Tbk mengungkapkan akan memerger atau menggabungkan anak usahanya PT. BCA Syariah…