Trans Power Bagi Dividen Rp 26,6 Per Saham

NERACA

Jakarta – Sukses mencetak pencapaian kinerja keuangan yang apik sepanjang tahun lalu, mendorong PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) untuk membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp26,6 per saham atau sekitar Rp 70 miliar. “Angka tersebut setara 64% dari laba bersih tahun 2018,”kata Ronny Kurniawan, Direktur Utama PT Trans Power Marine Tbk di Jakarta, Selasa (21/5).

Menurutnya, pembagian dividen yang cukup besar dibandingkan tahun lalu ini merupakan apresiasi perseroan kepada pemegang saham atas pencapaian kinerja keuangan di tahun lalu. Keputusan pembagian dividen sendiri telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST).

Tahun ini, lanjutnya, perseroan optimis kinerja keuangan akan jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Apalagi, perseroan bakal menaikkan harga angkutan batu bara seiring dengan pertumbuhan produksi batu bara dalam negeri. Tengok saja, berdasarkan RKAB tahun ini, produksi batubara nasional 490 juta ton atau naik dari tahun lalu 485 juta ton. Dimana dari target produksi batubara tahun lalu, terealisai melesat tajam mencapai 528 jua ton.

Berangkat dari kondisi tersebut, kata Ronny, perusahaan optimis realisasi produski tahun ini akan lebih besar atau sama dengan realisasi tahun 2018. “Untuk laba dan pendapatan tahun ini ditargetkan tumbuh 15% hingga 20% sejalan dengan rencana perseroan bakal menambah 6 kapal tongkak,”ungkapnya.

Sebagai informasi, perusahaan jasa angkutan batu bara ini mengalokasikan belanja modal tahun ini sebesar Rp 150 miliar yang akan dipergunakan untuk pembelian kurang lebih 6 set kapal tunda dan tongkang, berarti meningkat sebesar kurang lebih 20% dari armada yang dimiliki perseroan tahun ini. Untuk kebutuhan kapal, TPMA memang mematok jenis kapal berkapasitas 300 feet dengan kondisi yang sudah siap beroperasi.

Terkait penambahan kapal, kata Ruddy Sutiono, Direktur Keuangan TPMA, perseroan menargetkan pada pertengahan tahun ini semua kapal sudah bisa didatangkan dan siap beroperasi. Trans Power Marine memiliki mayoritas pelanggan adalah perusahaan pertambangan batubara. Keduanya yakni PT Borneo Indobara dan PT Jorong Barutama Greston. Masing-masing mencatatkan nilai transaksi sebesar US$ 4,53 juta dan US$ 3,78 juta. Pelanggan besar lain adalah PT Korintiga Hutani dengan nilai transaksi US$ 7,25 juta.

 

 

 

BERITA TERKAIT

Tumbuh by Astra Financial Raih 2,5 Juta Kunjungan

Pameran virtual pertama Astra Financial, Tumbuh by Astra Financial yang digelar dua pekan mencatatkan lebih dari 2,5 juta kunjungan konsumen.…

Berkolaborasi Wujudkan Mudik Sehat dan Aman

Budaya mudik di Indonesia jelang libur lebaran selalu menyisakan masalah, khususnya potensi lonjakan volume kendaraan dan angka kecelakaan. Maka tak…

Gandeng Kerjasama Telkom - LKPP Rilis Sistem E-Katalog Versi 6.0 Yang Lebih Responsif

Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan transparansi dalam pengadaan barang, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) bekerjasama dengan PT Telkom Indonesia…

BERITA LAINNYA DI Bursa Saham

Tumbuh by Astra Financial Raih 2,5 Juta Kunjungan

Pameran virtual pertama Astra Financial, Tumbuh by Astra Financial yang digelar dua pekan mencatatkan lebih dari 2,5 juta kunjungan konsumen.…

Berkolaborasi Wujudkan Mudik Sehat dan Aman

Budaya mudik di Indonesia jelang libur lebaran selalu menyisakan masalah, khususnya potensi lonjakan volume kendaraan dan angka kecelakaan. Maka tak…

Gandeng Kerjasama Telkom - LKPP Rilis Sistem E-Katalog Versi 6.0 Yang Lebih Responsif

Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan transparansi dalam pengadaan barang, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) bekerjasama dengan PT Telkom Indonesia…