BTEK Bidik Private Placement Rp 509,05 Miliar

Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) bakal menggelar aksi korporasi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Maka untuk memuluskan rencana tersebut, perseroan meminta restu pemegang saham.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, perseroan bakal menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 27 Juni 2019 untuk meminta restu melakukan private placement. Dalam private placement, perseroan akan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 4.627.745.000 lembar, atau 9,99% dari total modal ditempatkan dan disetor. Saham baru akan ditawarkan kepada Golden Harvest Cocoa Ltd. (GHCL) dan investor strategis.

GHCL akan mengambil bagian 480,5 juta lembar saham atau 1,04% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Dana itu akan digunakan untuk melunasi surat utang BTEK kepada Octagon Wealth Panel Pte. Ltd. sebesar Rp52,82 miliar. Pelaksanaan penambahan modal kepada GHCL dilaksanakan setelah RUPSLB dan paling lambat sebelum akhir 2019.

Adapun, pelaksanaan private placement kepada investor strategis dilakukan 2 tahun sejak persetujuan RUPSLB. Rapat juga nantinya akan membatalkan hasil RUPSLB pada 5 Juni 2018 terkait PMTHMETD perserpan yang belum dilaksanakan. BTEK akan menerbitkan saham baru dengan harga sekurang-kurangnya Rp110. Artinya, perseroan berpotensi meraup dana dari private placement senilai Rp509,05 miliar. Pengunaan dana hasil private placement ialah Rp52,82 miliar untuk pelunasan surat utang. Selebihnya, dana dipakai untuk pengembangan kegiatan usaha pengolahan biji kakao.

BERITA TERKAIT

Danai Pengembangan Bisnis - GMF Bidik Pendanaan di Pasar Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta – Berambisi menjadi pemain terbesar di Asia untuk perawatan pesawat, PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk (GMFI) terus…

Yanaprima Bidik Penjualan Ekspor Naik 7%

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan pendapatan lebih besar lagi, PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) terus perluas pasar ekspor. Oleh karena…

Pakuwon Jati Bagikan Dividen Rp 337 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) membagikan dividen kepada pemegang saham senilai Rp 337 miliar dari…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Surya Semesta Siapkan Capex Rp 770 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten pengembang kawasan industri, PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA) mengalokasikan belanja modal sebesar Rp770 miliar pada…

Ketua DPR Dorong Perusahaan Go Public

Ketua DPR Bambang Soesatyo menginginkan lebih banyak lagi perusahaan yang melantai atau mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) karena…

Tetapkan IPO Rp193 Persaham - Satyamitra Kemas Oversubscribed 1,5 Kali

NERACA Jakarta - PT Satyamitra Kemas Lestari (SKL) menetapkan harga penawaran umum saham perdana sebesar Rp193 per saham. Harga penawaran umum…