Laba Bersih KBLI Melesat Tajam 119,51%

NERACA

Jakarta – Mengikuti beberapa emiten kabel lainnya yang meraup untung di kuartal pertama tahun ini, PT KMI Wire and Cable Tbk (KBLI) juga berhasil mencetak laba bersih Rp 114,98 miliar atau meningkat signifikan 199,51% dibandingkan priode yang sama tahun lalu sebesar Rp 38,39 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan yang dirilis di Jakarta, Senin (20/5).

Corporate Secretary KMI Wire and Cable, Made Yudana mengatakan, laba yang tumbuh pesat pada kuartal pertama tahun ini didorong oleh pertumbuhan penjualan pada periode tersebut. Di samping itu, perseroan melakukan efisiensi sehingga menekan beban penjualan. Pada kuartal I/2019, penjualan tumbuh 16,13% secara tahunan, dari Rp883,08 miliar pada kuartal I/2018 menjadi Rp1,03 triliun pada kuartal I/2019.

Selain itu, lanjutnya, perseroan juga berhasil menekan beban penjualan sebesar 47,94% menjadi Rp13,51 miliar pada kuartal I/2019, dari sebelumnya Rp25,95 miliar pada kuartal I/2018."Karena pendapatan perseroan pada kuartal I/2019 meningkat 16% dibandingkan dengan kuartal I/2018. Juga karena beban penjualan yang menurun karena efisiensi,"ujarnya.

Asal tahu saja, 5 dari 6 emiten kabel telah melaporkan laporan keuangan kuartal I/2019. Dimana mayoritas emiten kabel membukukan penjualan tumbuh dua digit.Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, 4 dari 6 emiten kabel mencatatkan kenaikan laba bersih. Adapun, hanya satu emiten kabel yang labanya tertekan pada periode itu yakni PT Jembo Cable Company Tbk. sebesar 56,85%.

Kenaikan laba bersih terbesar dibukukan oleh PT Voksel Electric Tbk. sebesar 407,18%, diikuti PT Kabelindo Murni Tbk. sebesar 215,56%, serta PT KMI Wire and Cable Tbk. sebesar 199,51%. Adapun, laba PT Supreme Cable Manufacturing Corporation Tbk. tumbuh sebesar 10,69% secara tahunan.Menurut Sekretaris Perusahaan Voksel Electric, Sache Amalia Siddharta, laba yang tumbuh pesat pada kuartal pertama tahun ini didukung nilai tukar yang stabil dan meningkatnya volume penjualan. Volume penjualan terutama berasal dari proyek transmisi PLN.

Analis Panin Sekuritas, William Hartanto perah bilang, laba emiten kabel yang meningkat tajam salah satunya didorong penurunan harga tembaga sebagai bahan baku kabel. Kinerja keuangan yang positif sepanjang kuartal I/2019 mendorong harga saham emiten kabel menjadi positif.Secara year to date, saham KBLI telah menguat 56,29% ke level Rp472. William memberikan rekomendasi beli terhadap saham KBLI dengan targa harga sebesar Rp570-Rp600.

BERITA TERKAIT

Pemohon "Kartu Kuning" di Lebak Meningkat Tajam

Pemohon "Kartu Kuning" di Lebak Meningkat Tajam NERACA Lebak - Pemohon "Kartu Kuning" di Kabupaten Lebak, Banten, setelah lebaran meningkat…

BFI Finance Bukukan Laba Rp 337 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten pembiayaan kendaraan, PT BFI Finance Indoneisa Tbk (BFIN) mencatatkan laba bersih kuartal pertama tahun ini sebesar…

Pendapatan IBFN Melesat Tajam 174%

Kuartal pertama tahun 2019, PT Intan Baruprana Finance Tbk (IBFN) mencatatkan pendapatan tumbuh sebesar 174% year on year menjadi Rp21,60…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan Urban Jakarta Tumbuh 195%

Kuartal pertama 2019, PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) mencatatkan pendapatan Rp117,9 miliar atau naik 195% dibanding priode yang sama…

HOKI Taksir Penjualan Semester I Tumbuh 15%

NERACA Jakarta – Meskipun mencatatkan penurunan laba bersih di kuartal pertama 2019 karena telat panen, emiten produsen beras kemasan PT…

Siapkan Capex Rp 28 Miliar - Bali United Bidik Laba Operasi Rp 10 Miliar

NERACA Jakarta – Menjadi klub sepakbola pertama di Asean yang sahamnya tercatat di pasar modal, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk…