Bank BRI Bagikan Dividen Rp 16,17 Triliun

NERACA

Jakarta - Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyepakati pembagian dividen 50% atau Rp16,17 triliun dari laba bersih pada 2018 yang sebesar Rp32,35 triliun. Persentase setoran dividen tersebut sejauh ini merupakan yang terbesar di antara bank-bank milik pemerintah.

Direktur Utama BRI, Suprajarto mengatakan bahwa meskipun sisa laba ditahan tinggal 50% dari laba, perseroan masih memiliki rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) yang memadai, terutama untuk ekspansi kredit pada sisa tahun. "Kami sudah menghitung, CAR kami masih longgar. Jadinya kami alokasikan hingga 50 persen menjadi dividen," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Disapaikannya, nilai dividen yang dibagikan pada tahun ini juga naik dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp13,04 triliun. Selain pembagian dividen, dalam RUPS-T BRI juga disahkan pengurus baru perseroan yakni Wahyu Kuncoro sebagai Wakil Komisaris Utama menggantikan Gatot Trihargo dan pengangkatan Hendrikus Ivo sebagai Komisaris Independen.

Hingga kuartal I tahun ini, posisi CAR BRI masih berada di level 21,9%, atau tumbuh 120 basis poin (secara tahunan/yoy) dibandingkan kuartal I 2018 sebesar 20,7% dan masih tumbuh 60 basis poin (tahun berjalan/ytd) dibandingkan akhir 2018 sebesar 21,3%. Asal tahu saja, dari empat bank milik pemerintah, BRI dan BNI sudah menggelar RUPST. BNI membagi dividen senilai Rp3,75 triliun atau setara dengan 25% dari laba bersih pada 2018 senilai Rp15,01 triliun. Sementara, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dijadwalkan menggelar RUPS-T pada Kamis (16/5) dan Jumat (17/5).

BERITA TERKAIT

Paramitra Sarana Bagikan Dividen Rp 19,5 Miliar

NERACA Jakarta –Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) menyepakati unuk membagi dividen sebesar…

Smelter Feronikel PT CNI Rp 14,5 Triliun Mulai Dibangun di Kolaka

Smelter Feronikel PT CNI Rp 14,5 Triliun Mulai Dibangun di Kolaka NERACA Kolaka - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya…

Groundbreaking Proyek Smelter - PTPP Catat Kontrak Baru Rp10,57 Triliun

NERACA Jakarta – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil membukukan kontrak baru sampai dengan April 2019 sebesar Rp10,57 triliun atau…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan Urban Jakarta Tumbuh 195%

Kuartal pertama 2019, PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) mencatatkan pendapatan Rp117,9 miliar atau naik 195% dibanding priode yang sama…

HOKI Taksir Penjualan Semester I Tumbuh 15%

NERACA Jakarta – Meskipun mencatatkan penurunan laba bersih di kuartal pertama 2019 karena telat panen, emiten produsen beras kemasan PT…

Siapkan Capex Rp 28 Miliar - Bali United Bidik Laba Operasi Rp 10 Miliar

NERACA Jakarta – Menjadi klub sepakbola pertama di Asean yang sahamnya tercatat di pasar modal, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk…