ACT Bagikan Paket Makanan Untuk Pemulung - Peduli Masyarakat Kurang Mampu

Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY melalui program Humanity Food Truck membagikan ratusan paket makanan berbuka puasa gratis kepada para pemulung di Tempat Pembuangan Sampah Terakhir (TPST) Piyungan, Bantul, kemarin.

Koordinator Program Humanity Food Truck, Fuad Ahmad Nafis mengatakan, Humanity Food Truck merupakan program memberi kebahagiaan untuk masyarakat terutama masyarakat kurang mampu lewat program layanan makanan gratis.”Harapan kami dari berbagai elemen masyarakat bisa menikmati sajian siap santap dari Food Truck ini,"ujarnya.

Menurut dia, melalui program itu sebanyak 600 porsi dibagikan di TPST Piyungan dan 400 porsi lainnya dibagikan ke wilayah lain salah satunya ke Panti Difabel di Jalan Parangtritis. Sementara itu Kepala Cabang ACT DIY, Bagus Suryanto berharap dapat mengajak seluruh instansi-instansi dan korporasi khususnya di Yogyakarta dan sekitarnya untuk bisa mensukseskan dan berperan serta dalam Program Humanity Food Truck.

Disampaikannya, armada Food Truck ini di desain untuk dapat memberi layanan makan gratis secara 'mobile'kepada masyarakat yang kurang mampu. Darwanto (48), salah satu pemulung di TPST Piyungan mengaku gembira bisa mendapatkan dan menyaksikan pembagian makanan secara gratis menggunakan armada truk yang berkapasitas besar milik ACT.”Makanan ini sangat membantu kami, bisa memberi kami tenaga setelah bekerja seharian apalagi ini setahun sekali," kata Darwanto.

Dalam kiprahnya armada Food Truck yang dimiliki ACT ini telah sering membantu pemulihan pasca bencana mulai dari Banjir di Bantul, Banjir Bengkulu, Gempa Lombok, maupun Gempa di Palu, Sigi dan Donggala. Selain itu juga menyisir wilayah-wilayah prasejahtera untuk turut memberikan bantuan makanan siap santap secara sukarela.

Sebelumnya, Humanity Food Truck dari Global Zakat - Aksi Cepat Tanggap (ACT) juga telah mendistribusikan bantuan pertama untuk wilayah Desa Taba Terujam, Kecamatan Karang tinggi, Bengkulu Tengah. Ryan dari tim Humanity Food Truck di banjir Bengkulu mengatakan, truk telah berangkat ke Desa Pondok Kelapa, Kecamatan Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah.

Dia menuturkan distribusi itu adalah untuk seribu porsi makanan siap santap.”Menu yang diberikan berupa nasi putih dengan lauk ayam berbumbu, mi goreng, tahu, sayuran, sambal, dan air mineral,"ujarnya.

Proses memasak tim Humanity Food Truck di bantu oleh delapan relawan dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI - ACT). Para relawan itu akan membantu menyediakan seribu porsi untuk warga. Ryan menegaskan pihaknya segera mendistribusikan makanan pada sore ini ke warga yang telah kembali ke rumah masing-masing. Hal itu dikarenakan air sudah mulai surut di sejumlah titik.

Di sisi lain, ratusan rumah warga terendam di Desa Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah. Walaupun tak ada korban jiwa, namun kerugian warga ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. ACT mencatat banyak warga yang kehilangan harta-benda di rumah karena tak sempat menyelamatkannya saat banjir datang. Setelah Pondok Kelapa, Humanity Food Truck dari Global Zakat-ACT ini akan menyambangi wilayah lainnya. Seribu porsi juga akan dimasak untuk memenuhi kebutuhan makanan siap santap warga.

BERITA TERKAIT

Berjuang ala CIMB Niaga untuk Melayani Indonesia

    NERACA   Jakarta - Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk Tigor M Siahaan menegaskan, sejarah adalah bagian…

Hukum yang Berorientasi ke Masyarakat Topang Kesejahteraan

Hukum yang Berorientasi ke Masyarakat Topang Kesejahteraan   NERACA Jakarta - Pengamat politik, hukum, dan tata negara Prof. Asep Warlan Yusuf…

Menko Polhukam - Penegakan Hukum Pelaku Pembakar Hutan Kurang Tegas

Wiranto  Menko Polhukam Penegakan Hukum Pelaku Pembakar Hutan Kurang Tegas Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko…

BERITA LAINNYA DI CSR

Kampanyekan Mulai Bijak Sampah Plastik - Unilever Ubah Peduli Lingkungan Jadi Gaya Hidup

Darurat sampah plastik yang merusak lingkungan saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Berangkat dari semangat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan bagian…

Tekan Angka Anak Jalanan - Pemkot Surabaya Berdayakan Jadi Barista

Masalah sosial seperti gelandangan dan anak jalan masih menyelimuti beberapa kota besar di Indonesia, maka dalam rangka menekan jumlah anak…

Cetak Developer Muda - Indosat Gelar Roadshow ID Camp di UNDIP

Indosat Ooredoo melalui program tanggung jawab perusahaan (CSR) pilar pendidikan telah meluncurkan IDCamp, sebuah program yang dirancang untuk mencetak developer/programmer…