Empat Kelurahan di Kota Sukabumi Rentan Rawan Pangan

Empat Kelurahan di Kota Sukabumi Rentan Rawan Pangan

NERACA

Sukabumi - Sebanyak empat kelurahan di wilayah Kota Sukabumi rentan rawan pangan. Keempat kelurahan tersebut Yakni, Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole, kelurahan Limusnunggal Kecamatan Cibeureum, Kelurahan Sukakarya Kecamatan Warudoyong dan Kelurahan Sudajayahilir Kecamatan Baros."Empat kelurahan tersebut memang saat ini rentan dengan rawan pangan," ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi usai membuka Bazzar Ramadhan di Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi, kemarin.

Fahmi mengatakan, saat ini pemerintah melakukan beberapa langkah intervensi terkait dengan rawan pangan tersebut. Yang pertama dijaminkan kebutuhan pokoknya."Ya. Kebutuhan pokoknya harus tersedia secara penuh di sana, tapi kalau rawannya disebabkan oleh kemiskinan, tentu saja Dinas Sosial setempat yang akan melakukan intervensinya," kata Fahmi.

Untuk itu, Pemkot Sukabumi melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) akan membuka bazzar terkait produk yang khas di daerah rawan pangan. Hal itu berkaitan produk yang benar-benar dibutuhkan di daerah tersebut."Disana kita menjual produk yang sangat dibutuhkannya di wilayah itu," katanya.

Kepala DKP3 Kota Sukabumi Kardina Karsoedi mengungkapkan, berdasarkan dari hasil kajian dari Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA), ada empat wilayah yang dikhawatirkan rentan rawan pangan. empat wilayah itu yakni Kelurahan Subangjaya, Limusnunggal, Sukakaryadan Sudajayahilir."Empat keluarahan ini memiliki kerentanan pangan berdasarkan hasil kajian FSVA," ungkapnya.

Kardina juga mengungkapkan, jika di empat kelurahan itu bukan pangan saja, justru penyebabnya salah satunya adalah dari listrik. Jadi kata Kardina, ada beberapa dilingkungan yang belum menggunakan listrik, kemudian jamban keluarga bermasalah dan daya beli."Nah, daya beli ini yang kita support agar masyarkat mendapatkan produknya lebih murah," terang Kardina.

Disisi lain Kardina juga mengungakpkan, untuk ketersediaan pangan yang ada saat ini diprediksi cukup aman tiga bulan kedepan."Jadi untuk menhadapai hari-hari besar seperti Ramadhan hingga Idul Fitri saat ini tergolong aman," pungkasnya. Arya

BERITA TERKAIT

Kota Sukabumi Masuk Nominasi Pengelolaan JDIH Terbaik Nasional

Kota Sukabumi Masuk Nominasi Pengelolaan JDIH Terbaik Nasional NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi masuk dalam nominasi pengelolaan Jaringan…

KPU Kota Sukabumi Tetapkan Caleg Terpilih dan Perolehan Kursi Parpol

KPU Kota Sukabumi Tetapkan Caleg Terpilih dan Perolehan Kursi Parpol NERACA Sukabumi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi menetapkan…

Palembang Optimistis Raih Kembali Predikat Kota Sehat

Palembang Optimistis Raih Kembali Predikat Kota Sehat   NERACA Palembang - Pemerintah Kota Palembang optimistis meraih kembali predikat kota sehat pada…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Milad Seabad, TK ABA Gelar Berbagai Kegiatan

Milad Seabad, TK ABA Gelar Berbagai Kegiatan  NERACA Jakarta - Di usianya yang kini mencapai Satu Abad (1919 – 2019),…

BRG Libatkan Tokoh Agama Edukasi Petani Sumsel

BRG Libatkan Tokoh Agama Edukasi Petani Sumsel   NERACA Palembang - Badan Restorasi Gambut (BRG) melibatkan tokoh agama Islam untuk mengedukasi…

Diskominfo Kota Sukabumi Giatkan Program DBHCHT

Diskominfo Kota Sukabumi Giatkan Program DBHCHT   NERACA Sukabumi - Bersama dengan tiga Dinas lainya, yakni Diskopdagrin, Dinas Kesehatan, dan Disnakertrans.…