Sumsel Akan Tekan Angka Kemiskinan Menjadi Satu Digit

Sumsel Akan Tekan Angka Kemiskinan Menjadi Satu Digit

NERACA

Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berupaya menekan prosentase angka kemiskinan menjadi satu digit pada 2020 dengan mengintegrasikan program-program kesejahteraan mengacu pada Sistem Informasi Gerakan Terpadu Serentak.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan saat ini angka kemiskinan di Sumsel mencapai 12,06 persen atau 1,06 juta dari 8 jutaan penduduk."Kami menargetkan angka kemiskinan salam dua tahun ke depan menjadi satu digit, artinya di bawah 10 persen, untuk itu kami sudah menyiapkan 5 arah prioritas menuju 2020 untuk mengentaskan masalah kemiskinan," ujar Herman Deru setelah pembukaan Musrenbang Provinsi Sumsel, di Palembang, dikutip dari Antara, kemarin.

Menurut dia, 5 prioritas tersebut pertama, pembangunan sumber daya manusia dengan ekonomi kerakyatan dan kualitas tata kelola pemerintahan. Kedua penguatan konektifitas, infrastruktur dan energi dengan membangun jalan-jalan poros utama sampai menghubungkan semua kabupaten/kota, termasuk mengambil alih sebagian jalan kabupaten/kota menjadi jalan provinsi, sebab sejak tahun 2000 terdapat peningkatan daerah otonomi baru hingga 50 persen, sehingga banyak wilayah pemekaran belum terhubung.

Ketiga, pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan pengurangan kemiskinan dengan memudahkan akses permodalan serta bantuan sosial tepat sasaran, ia meminta bank daerah maupun bank perkreditan rakyat setempat memberikan permodalan kepada masyarakat dengan bunga yang tidak membebani UMKM.

"Keempat, peningkatan kedaulatan pangan dan kualitas lingkungan hidup dengan fasilitasi di bidang perikanan, pertanian serta perkebunan, Sumsel ini banyak hasil alamnya tapi belum terfasilitasi dengan baik, akibatnya kesejahteraan juga masih kurang," jelas Herman Deru.

Kelima, stabilisasi keamanan dan kehidupan beragama, ia meminta peran Forum Kerukunan Umat Beragama ditingkatkan secara intensif dengan mendatangi masyarakat serta menggandeng TNI-Polri, karena upaya peningkatan ekonomi erat kaitanya dengan stabilitas keamanan.

Selain itu, dalam setiap perencanaan pembangunan yang melibatkan anggaran harus melalui aplikai e-sumsel agar dapat di monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi, sebagai komitmen menciptakan pemerintahan yang bersih.

Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Sumsel, Ekowati Retno Ningsih, mengatakan agar semua program tepat menyasar penduduk miskin maka data perencanaan mengacu pada Sistem Informasi Gerakan Terpadu (Sigertak).

"Sigertak memuat informasi warga miskin di Sumsel berdasarkan nama, alamat dan foto, sehingga akurat serta tidak merepotkan OPD dalam mencari calon penerima bantuan atau permodalan," ujar Ekowati Retno Ningsih.

Selain itu Sigertak memuat sekitar 80an variabel data diri seperti data penyakit, keluarga dan riwayat pendidikan, semua data terus di perbarui minimal setahun sekali. Secara prosentase, di Sumsel terdapat dua wilayah kantung kemiskinan, yakni Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Rawas Utara, namun secara angka Kota Palembang menjadi penyumbang terbesar angka kemiskinan.

Diharapkan melalui Sigertak tersebut, tidak ada lagi program bantuan salah sasaran yang bisa menghambat target satu digit penurunan angka kemiskinan, mengingat pertumbuhan ekonomi Sumsel pada 2018 sebesar 6,04 persen, lebih tinggi dari nasional 5,17 persen. Ant

BERITA TERKAIT

Ditopang Milenial Melek Investasi - Investor Sumsel Meningkat Empat Kali Lipat

NERACA Palembang –PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kantor perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) menyebutkan, jumlah investor pasar modal asal Sumatera Selatan…

Penurunan Kemiskinan Melambat, Ada Apa?

Oleh: Sarwani Wajah-wajah lusuh kurang makan, berbalut pakaian asal menutup badan, tidur beralaskan material seadanya banyak ditemukan di perkotaan maupun…

Pemerintah Akan Terapkan B30 untuk Kurangi Porsi Impor Bahan Bakar

Pemerintah Akan Terapkan B30 untuk Kurangi Porsi Impor Bahan Bakar  NERACA  Jakarta – Kepala Litbang Kementerian Energi dan Sumber Daya…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Era Baru Berkendara, EC-GO Bike Luncurkan Motor Hemat Ramah Lingkungan

Era Baru Berkendara, EC-GO Bike Luncurkan Motor Hemat Ramah Lingkungan NERACA Jakarta - Jakarta, sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian negara…

Jawab Permintaan Jokowi, PNM Keluarkan Program Mekaar Plus

Jawab Permintaan Jokowi, PNM Keluarkan Program Mekaar Plus NERACA Bukittinggi - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) akan segera meluncurkan program…

Hadir di GIIAS 2019, SBD Luncurkan Sejumlah Produk Inovatif Anyar

Hadir di GIIAS 2019, SBD Luncurkan Sejumlah Produk Inovatif Anyar  NERACA Jakarta, - Stanley Black & Decker (SBD), perusahaan perkakas…