Pendapatan Surya Semesta Terkoreksi 9,4%

Kuartal pertama 2019, emiten pengembang kawasan industri PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) membukukan pendapatan sebesar Rp823,7 miliar atau turun 9,4% dibanding priode yang sama tahun lalu tercatat sebesar Rp909,3 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perseroan menjelaskan, penurunan pendapatan disebabkan pendapatan lini usaha konstruksi ikut turun sebesar 14,6% menjadi Rp583,4 miliar dari sebelumnya sebesar Rp683 miliar. Selain itu, perseroan juga mengungkapkan hasil penjualan kawasan industri di Suryacipta Karawang tahap 4 seluas 100 hektar dengan potensi pendapatan Rp325 miliar. Dengan penjualan aset tersebut akan mendukung pengembangan kawasan industri perseroan di Subang Industrial Township.

Selain itu, SSIA telah menjual lahan seluas 8 hektar dengannilaijualreratasebesarUS$ 120/sqmdarilandbankdiSuryaciptaKarawang senilai Rp135 miliar. Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan peningkatan kinerja dari sisi pra-penjualan atau marketing sales sebesar 15 hektare atau naik 81% dari tahun 2018. Sementara untuk recurring income ditargetkan tumbuh sebesar 10% dari target tahun lalu.

Asal tahu saja, SSIA membukukan pendapatan sepajang tahun 2018 sebesar Rp 3,68 triliun. Pendapatan ini tumbuh 12,54% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 3,27 triliun. Perseroan menjelaskan, peningkatan pendapatan disebabkan oleh pendapatan konstruksi yang naik 14,8% year on year (yoy) menjadi Rp 2,44 triliun pada akhir 2018.

BERITA TERKAIT

Ubah Toko Jadi Lifestye Mall - Ramayana Pede Raih Pendapatan Rp 8,85 Triliun

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan bisnis di tengah ketatnya persaingan bisnis, PT Ramayana Lestari Santosa Tbk (RALS) sebagai emiten ritel…

Laba Bersih PGN Terkoreksi 69,87%

NERACA Jakarta – Ekspansifnya PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN dalam memperluas jaringan pipa gas belum mampu memberikan…

Kelas Menengah Bertambah - Hermina Optimis Raih Pendapatan Rp 3,6 Triliun

NERACA Jakarta –Berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 17,88% menjadi Rp 1,79 triliun dari priode yang sama tahun lalu Rp 1,51…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lepas 414 Juta Saham Ke Publik - Telefast Indonesia Bidik Dana IPO Rp 80 Miliar

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) bakal membawa anak usahanya PT…

Lunasi Utang Jatuh Tempo - APLN Berharap Suntikan Pemegang Saham

NERACA Jakarta – Dalam rangka menyehatkan kinerja keuangan dan termasuk memangkas beban utang, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terus…

Bangun Pabrik di Kalteng - SIMP Targetkan Rampung di Kuartal IV

NERACA Jakarta – Memacu kapasitas produksi crude palm oil (CPO), PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) terus menambah pabrik baru.…