Mitrabahtera Raih Kontrak Baru US$ 30 Juta

NERACA

Jakarta –Perusahaan jasa angkutan batu bara, PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) meneken kontrak kerja sama dengan perusahaan batubara PT Cotrans Asia (CTA) dengan nilai kontrak sebesar US$ 30 juta,”Perjanjian ini berlaku hingga 31/03/2023 dengan total nilai pendapatan yang akan diperoleh MBSS, yaitu sebesar US$30 juta,"kata Direktur MBSS, Surya Aribowo dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, pihaknya dan CTA saling terafiliasi, di mana keduanya dikendalikan secara tidak langsung oleh PT Indika Energy Tbk (INDY). Adapun bentuk kerja sama keduanya ialah proyek pengangkutan batubara dengan menggunakan kapal tunda dan tongkang menggunakan kapal milik MBSS.Sebagai informasi, perseroan di kuartal pertama tahun ini berhasil membukukan pendapatan sebesar US$ 20,9 juta atau meningkat sebanyak 45,1% dibandingkan priode yang sama tahun lalu di level US$ 14,4 juta.

Wakil Direktur Utama Direktur, Lucas Djunaidi menjelaskan, peningkatan ini dialami karena adanya kontribusi pendapatan kontrak berbasis volume sebesar US$ 2,3 juta dan dari kontrak berbasis time charter sebesar US$ 1,8 juta. Dirinya melanjutkan, kinerja floating crane juga mencatat peningkatan di angka US$ 1,8 juta, terutama yang didorong oleh optimalisasi produktifitas.

Perseroan juga melakukan efisiensi biaya dengan mengendalikan biaya langsung yang lebih rendah daripada kenaikan pendapatan, yang ditunjukkan dengan total biaya US$ 16,5 juta pada Kuartal I 2019. Strategi tersebut mampu meningkatkan kinerja sebesar 2,5% dari kuartal I-2018 di nilai US$16,1 juta. Melihat strategi yang prospektif tersebut, perseroan berencana mempertahankan kebijakan ini agar produktifitas dapat terus meningkat.

Ke depannya, MBSS akan lebih efektif dan efisien mengalokasikan capex sebesar US$ 11 juta untuk perampingan organisasi, hingga diversifikasi dalam berbagai bisnis. Salah satu contohnya adalah pengangkutan bahan minyak, hingga timah.

BERITA TERKAIT

Wintermar Raih Kontrak US$ 75,8 Juta

Perusahaan pelayaran PT Wintermar Offshore Marine Tbk. (WINS) mengantongi kontrak berjalan senilai US$75,8 juta atau sekitar Rp 1,09 triliun dengan…

Bayar Utang Eksisting - TBIG Bakal Rilis Global Bond US$850 Juta

  NERACA Jakarta –Danai pelunasan utang yang jatuh tempo, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menerbitkan obligasi dalam denominasi dollar…

Sektor Primer - Satu Juta Hektare Lahan Padi Ditargetkan Terlindungi Asuransi

NERACA Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) pada tahun ini menargetkan satu juta hektare lahan padi milik petani terlindungi lewat program…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…