Gubernur Jabar Dorong Pemberangkatan Haji dari Bandara Kertajati

Gubernur Jabar Dorong Pemberangkatan Haji dari Bandara Kertajati

NERACA

Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Emil mengatakan pemerintah provinsi akan terus mendorong Bandara Internasional Jawa Barat, Kertajati, Kabupaten Majalengka menjadi embarkasi keberangkatan jamaah haji pada tahun 2019.

"Nah langkah pertama adalah rencananya kita akan memutuskan (pemberangkatan) haji Insya Allah tetap di sana (Bandara Kertajati)," kata Gubernur Emil ketika dimintai tanggapan soal pendapatan Wapres Jusuf Kalla terkait Bandara Kertajati, di Gedung Sate Bandung, dikutip dari Antara, kemarin.

Gubernur Emil mengatakan Pemprov Jawa Barat akan merenovasi lantai atas Bandara Kertajati untuk dijadikan sebagai asrama haji agar calon jamaah haji tidak perlu ke tempat lain."Jadi lantai bawah penumpang bawahnya asrama. Jadi nginep di atas turun langsung take off, itu dulu," kata dia.

Menurut dia, Bandara Kertajati diproyeksikan untuk bisa melayani penerbangan haji sebanyak 39 ribu jamaah asal Jawa Barat yang pada tahun 2019 ini masih berangkat dari Bandara Soekarno Hatta."Itu nanti semua calon jamaah haji untuk Jabar Insya Allah. Keputusannya (Bandara Kertajati untuk haji) itu dari Kemenag sedang diproses oleh Pak Sekda Jabar, jadi doakan saja," ujar dia.

Lebih lanjut ia mengatakan Pemprov Jawa Barat saat ini telah merancang strategi pengembangan Bandara Internasional Kertajati di Majalengka. Stretagi tersebut diantaranya pemindahan 100 persen penerbangan komersial dari Bandara Husein Sastranegara di Bandung ke Bandara Kertajati atau memindahkan sebagian rute penerbangan Bandara Husein ke Kertajati.

Sementara itu, Gubernur Emil menyatakan pihaknya menerima pendapat atau masukan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla yang mengatakan perencanaan pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat, Kertajati, di Kabupaten Majalengka."Saya orangnya optimis, tapi masukan itu diterima untuk membuat kita maju," kata dia.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Bandara Kertajati tidak terlalu bagus dan kurang dilakukan penelitian terkait strategi penempatannya, sehingga menyebabkan bandara yang baru satu tahun beroperasi itu sepi penumpang.

Gubernur Emil menuturkan berdasarkan riset bandara di Indonesia yang di daerah tidak akan langsung ramai operasional dalam lima hingga 10 tahun pertama."Rata-rata masih mengalami permasalahan. Ya saya juga kembalikan ke pemerintah pusat mohon Cisumdawu dipercepat karena itu proyek pemerintah pusat. Jadi konektivitas ke bandara akan semakin mudah," kata dia.

Dia mengatakan Bandara Kertajati diresmikan saat Jalan Tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu) belum selesai sehingga hal ini berdampak kepada akses menuju bandara tersebut."Kalau Cisumdawu belum selesai pemindahan BIJB dari Husein pun merugikan penumpangnya. Karena jaraknya terlalu jauh berputar-putar menghabiskan waktu. Jadi situasinya seperti itu," kata dia. Ant

BERITA TERKAIT

PWI Jabar Santuni Anak Yatim dan Fakir Sepuluh Kota dan Kabupaten

PWI Jabar Santuni Anak Yatim dan Fakir Sepuluh Kota dan Kabupaten NERACA Sukabumi - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat…

Batam Antisipasi Penularan Cacar Monyet dari Singapura

Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, mengantisipasi penularan virus cacar monyet atau monkeypox, setelah Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan penemuan penderita…

Gubernur NTB Optimis Fasilitas MotoGP Tuntas dan Mensejahterahkan

Gubernur NTB Optimis Fasilitas MotoGP Tuntas dan Mensejahterahkan  NERACA Jakarta - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah mendampingi Presiden Republik…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Menkop dan UKM Resmikan Kampung Ramadan 2019

Menkop dan UKM Resmikan Kampung Ramadan 2019 NERACA Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga membuka secara resmi Kampung…

Empat Raperda Yang Diusulkan Pemkot Sukabumi, Tiga Yang Dibahas

Empat Raperda Yang Diusulkan Pemkot Sukabumi, Tiga Yang Dibahas NERACA Sukabumi - Empat rancangan peraturan Daerah (raperda) yang diusulkan oleh…

Kinerja PDAM Kota Depok Melesat 1000 Persen

Kinerja PDAM Kota Depok Melesat 1000 Persen NERACA Depok - ‎Meski baru berusia enam tahun Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)…