Menteri Pertahanan - Pertahanan Indonesia Diperhitungkan Dunia

Ryamizard Ryacudu

Menteri Pertahanan

Pertahanan Indonesia Diperhitungkan Dunia

Surabaya - Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu menyebut pertahanan Indonesia saat ini mulai semakin diperhitungkan dunia, bahkan masuk di urutan 10 besar dunia.

"Peluncuran kapal selam ketiga ini adalah terobosan besar dalam industri pertahanan Indonesia, dan membuat Indonesia semakin diperhitungkan dunia," kata Ryamizard, saat peluncuran kapal selam ketiga di Dermaga Kapal Selam, PT PAL Indonesia, Surabaya, Kamis (11/4).

Ia mengatakan, saat ini masyarakat Indonesia patut berbangga, bahwa pertahanan nasional sudah diperhitungkan dunia, dan telah maju sembilan langkah dibanding tahun 2014. Oleh karena itu, dengan diresmikannya kapal selam ketiga ini akan semakin meningkatkan getaran efek kepada dunia dan membuat daya tempur nasional semakin diperhitungkan.

"Indonesia memang tidak mempunyai musuh negara, namun dengan peluncuran kapal selam ini menunjukkan bahwa kita mampu memenuhi alutsista sendiri, bahkan ke depan akan memiliki kemampuan menjual alutsista kepada negara lain," kata dia.

Ia menjelaskan, kemampuan Indonesia membuat alat utama sistem senjata (alutsista) mandiri sesuai dengan cita-cita bangsa, yakni menjadi poros maritim dunia, dan keberadaan samudera merupakan tempat terpenting bagi Indonesia.

"Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin berterima kasih kepada BUMN PAL Indonesia yang sudah bekerja sama baik dengan Pemerintah Korea Selatan melalui Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co.Ltd (DSME) melalui proses Transfer of Technology (TOT)," ujar dia.

Dengan peluncuran itu, Indonesia juga telah menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang telah mengembangkan dan membangun teknologi kapal selam.

Sementara kapal selam ketiga yang diluncurkan dengan nama Alugoro itu memiliki spesifikasi jenis Diesel Electric Submarine U209 / 1400 (KSDE U209 Chang Bogo Class), dan memiliki panjang keseluruhan 61,3 meter dengan kecepatan mencapai 21 knot ketika berada dibawah air. Ant

BERITA TERKAIT

Dunia Usaha - Insentif Vokasi dan Inovasi Disiapkan untuk Daya Saing Industri

NERACA Jakarta – Pemerintah terus melakukan terobosan kebijakan yang dapat menggairahkan iklim usaha di dalam negeri sehingga turut memacu pertumbuhan…

Bank Dunia Beri Masukan Rencana Pembangunan

  NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo mendapat masukan dari Bank Dunia terkait perencanaan pembangunan ekonomi Indonesia untuk lima…

SARAN BANK DUNIA KEPADA PRESIDEN JOKOWI - Pembangunan Infrastruktur Diminta Lanjut

Jakarta-Bank Dunia menyarankan pemerintah Indonesia melanjutkan pembangunan infrastruktur. Pasalnya, kondisi infrastruktur dalam negeri dinilai tertinggal dibanding negara berkembang lain secara…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

DPR: Calon DGS BI Harus Berwawasan Luas Tentang Moneter

DPR: Calon DGS BI Harus Berwawasan Luas Tentang Moneter NERACA Jakarta - DPR rencananya akan melakukan fit and proper test…

Pemerintah Wajib Jamin Kepastian Hukum Bagi Kreditur Asing

Pemerintah Wajib Jamin Kepastian Hukum Bagi Kreditur Asing NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan peningkatan rasio non-performing loan…

Sjamsul Nursalim Yakin Pemerintah Tunaikan Janji

Sjamsul Nursalim Yakin Pemerintah Tunaikan Janji NERACA Jakarta - Sjamsul Nursalim (SN) yakin pemerintah akan menunaikan janji yang telah ditandantangi…