Multifiling Bagikan Dividen Rp 19,88 Miliar

Sukses mencatatkan kinerja keuangan yang cukup apik di 2018, mendorong PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI) untuk membagikan dividen tahun buku 2018. Rencana ini telah memperoleh persetujuan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perseroan mengungkapkan, dividen yang bakal dibagikan oleh penyedia jasa manajemen kearsipan modern ini sebesar Rp 19,88 miliar. Ini setara dengan rasio pembayaran atau payout ratio sekitar 75% dari laba bersih tahun lalu. Adapun nilai dividen per sahamnya setara Rp 26,24, melesat lebih dari 300% dibanding tahun buku 2017, Rp 6,11 per saham. Perseroan menjelaskan, ini rekor baru dalam sejarah pembagian dividen perusahaan.

Sejak initial public offering (IPO) 2010, MFMI tercatat telah delapan kali membagikan dividen. Nilai tertingginya selama ini sebesar Rp 4,63 miliar yang merupakan dividen tahun buku 2017. MFMI mencatat kenaikan laba bersih sekitar 15% menjadi Rp 26,51 miliar pada tahun lalu. Sementara, pendapatannya naik sekitar 10% menjadi Rp 121,78 miliar.

Sepanjang 2018, MFMI telah menyelesaikan pembangunan gudang baru di Balikpapan dan Pekanbaru. Perusahaan ini juga telah menyelesaikan renovasi gudang di Bandung. Gudang ini juga telah mulai beroperasi. Pada awal tahun ini, MFMI juga telah menambah kantor operasional di Padang. "Sehingga, kami telah melebarkan jangkauan wilayah layanan dengan gudang modern di 13 kota besar," kata Sylvia Lestariwati, Presiden Direktur PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk.

BERITA TERKAIT

Zurich Jamin Kesehatan Hingga Rp30 miliar - Luncurkan Produk Critical Advantage

    NERACA   Jakarta - Zurich Indonesia meluncurkan produk asuransi untuk penyakit kritis yaitu Zurich Critical Advantage (ZCA). Produk…

Investasikan Dana Rp 87,68 Miliar - Unitras Borong 22,6 Juta Saham Saratoga

NERACA Jakarta -PT Unitras Pertama memborong 22,6 juta saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) untuk investasi. Dalam siaran persnya…

Garap Proyek 35 Ribu MW - PLN Terbitkan Global Bond US$ 1,4 Miliar

NERACA Jakarta – Guna mendanai pengembangan dan operasional bisnis, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menerbitkan surat utang (global bond) pertama…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perluas Inklusi Keuangan Lewat Inovasi Layanan Kekinian

Istilah fintech (Financial Technology)  kini bukan hal yang asing didengar seiring dengan pesatnya pertumbuhan industri digital saat ini. Bergerak dinamis perubahan industri…

Bantah Kendalikan Harga Saham - Bliss Properti Siap Tempuh Jalur Hukum

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA) angkat bicara soal tuduhan soal mengendalikan harga saham yang…

Alokasikan Dana Rp 1,2 Triliun - Tower Bersama Buyback 110,94 Juta Saham

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, beberapa perusahaan masih mengandalkan aksi korporasi buyback saham. Hal inilah yang…