Penjualan Mitsubishi Xpander Tembus 100.000 Unit Dalam 18 Bulan

Penjualan Mitsubishi Xpander telah menembus angka 100.000 unit dalam 18 bulan, sejak diluncurkan pada Agustus 2017 hingga awal Maret 2019. Capaian penjualan itu menjadikan Mitsubishi Xpander sebagai model kendaraan yang mencapai penjualan tercepat ke 100.000 ribu unit untuk small MPV (multi-purpose vehicle).

Demikian disampaikan Presdir PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Tiga Sales Indonesia (MMKSI) Naoya Nakamura, di Jakarta, sebagaimana disalin dari Antara. Ia mengatakan dalam dua bulan terakhir 2019 penjualan Mitsubishi Xpander berhasil mengalahkan Toyota Avanza sebagai kendaraan terlaris. Nakamura mengakui Mitsubishi Xpander dan Pajero Sport menjadi andalan MMKSI untuk mendulang penjualan di segmen kendaraan penumpang.

Pada 2019 MMKSI menargetkan penjualan sebesar 150.000 unit, naik tipis dibandingkan 2018 yang mencapai 146.805 unit. "Lebih dari 50 persennya (penjualan 2019) adalah Mitsubishi Xpander," kata Nakamura.

Target terhadap tersebut sangat beralasan mengingat pada 2018 kontribusi penjualan terbesar adalah Mitsubishi Xpander dengan 75.772 unit atau sekitar 51 persen dari total penjualan MMKS tahun lalu.

Diakui Nakamura, tantangan terbesar penjualan Mitsubishi Xpander adalah memenuhi pesanan lebih cepat, mengingat inden masih sekitar satu bulan. "Karena itu sudah ada komitmen produksi akan dinaikkan dari 120.000 unit menjadi 160.000 unit," katanya.

Nakamura juga menginformasikan bahwa Mitsubishi akan meningkatkan ekspor Xpander, di samping memperkuat penguasaan pasar LMPV dalam negeri yang tahun lalu mencapai 27,8 persen.

Sepanjang Januari hingga Desember 2018, kendaraan keluarga Mitsubishi Xpander berhasil menguasai segmen Small MPV di kelas 1.500cc dengan pangsa pasar sebesar 44,1 persen. Berdasarkan peringkat, wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) mendominasi penjualan Xpander dengan kontribusi terhadap penjualan nasional sebesar 39 persen, disusul wilayah Sumatera sebesar 17 persen dan posisi ketiga ditempati Jawa Timur dengan kontribusi penjualan 16 persen.

Berdasarkan data wholesales (penjualan pabrik ke diler) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dirilis pertengahan Januari 2019, Xpander telah terjual sebanyak 75.075 unit.

Director of Sales & Marketing Division MMKSI, Irwan Kuncoro, mengatakan bahwa Xpander diterima pasar otomotif nasional berkat kombinasi fungsional, fitur, desain dan kenyamanan yang ditawarkan. Untuk itu, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) berupaya menyelesaikan waktu tunggu pemesanan (indent) yang sudah mendekati 100.000 unit.

"Melihat capaian ini, tentunya kami akan terus berupaya untuk melanjutkan kesuksesan Xpander dengan memberikan layanan terbaik untuk konsumen. Salah satunya ialah dengan menangani waktu tunggu pemesanan atau indent, dimana hingga saat ini sudah mendekati 100.000 unit Xpander yang telah dikirimkan kepada konsumen," kata Irwan dalam keterangan tertulisnya.

Saat ini, jumlah pemesanan Xpander mencapai lebih dari 115.000 unit, sehingga PT MMKSI dan PT MMKI berupaya memenuhi permintaan konsumen dengan cara mengurangi masa. Diharapkan pada tahun 2019 konsumen dapat dengan lebih mudah untuk mendapatkan produk dan layanan Mitsubishi Motors di Indonesia.

MMKSI mengaku tidak terlalu optimistis terhadap pasar mobil di Indonesia tahun 2019, sehingga hanya memproyeksikan pertumbuhan penjualan Mitsubishi sekitar dua persen.

BERITA TERKAIT

Penilaian IGJ - Dua Aspek Lemahkan Indonesia Dalam Perdagangan Internasional

NERACA Jakarta – Peneliti senior Indonesia for Global Justice (IGJ) Olisias Gultom menilai, terdapat dua aspek yang membuat lemah Indonesia…

Maret, Volume Penjualan SMBR Tumbuh 8%

NERACA Jakarta - Di kuartal pertama 2019 atau pada Maret, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mencatatkan pertumbuhan volume penjualan…

Hyundai Hadapi Penurunan Penjualan pada Maret 2019

Hyundai Motor Co, produsen mobil terbesar di Korea Selatan, pada Senin, mengumumkan penjualannya turun sebesar 2,2 persen pada Maret 2019…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Ford Hentikan Produksi Varian C-MAX untuk Efisiensi

Ford memutuskan untuk menghentikan produksi hatchback C-Max dan minivan C-Max Mav di Jerman sebagai bagian dari efisiensi dan pengurangan biaya…

Nissan Tuntas Jual Divisi Baterai Kendaraan Listrik

Nissan Motor Co, Ltd tuntas menjual anak usahanya yang selama ini memproduksi baterai kendaraan listrik, dan transaksinya diselesaikan belum lama…

DFSK Glory 560 Dijual dengan Harga Mulai Rp210 Juta

Manufaktur otomotif China Dongfeng Sokon (DFSK) mengumumkan produk terbaru DFSK Glory 560 akan dijual mulai Rp210 juta hingga Rp270 juta.…