Hoax Mengancam Pembangunan Nasional

Oleh: Muhammad S. Azikar dan Doni Kusmantoro, Pemerhati Sosial dan Ekonomi

Hoax merupakan komponen perusak demokrasi yang nyata dalam momentum pesta demokrasi pda Pemilu 2019 ini, sebab mampu memanipulasi para pemilih dalam menentukan siapa yang akan memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan.

Maraknya hoax bisa dikatakan sebagai cerminan dari buruknya moral dalam berpolitik. Terlebih lagi bila hoax sudah sampai pada titik di mana rasanya ia sudah menjadi hal yang biasa dan lumrah, hal ini sangatlah menyedihkan.

Dalam masa kampanye, penggunaan konten konten hoax hoax merupakan tanda-tanda adanya nuansa persaingan yang tidak sehat dan rusaknya etika berpolitik.

Hal ini tentunya sangat disayangkan karena masa Pemilu merupakan momen terbaik untuk menentukan pemimpin yang baik dan bertanggungjawab untuk keberlanjutan kepemimpinan nasional yang bermartabat.

Saat ini kita sering disuguhkan dengan pertengkaran pertengkaran yang sayangnya dipicu oleh berita palsu di dunia maya. Berbagai upaya provokatif oknum oknum yang memggunakan segala cara untuk meraih kekuasaan tidaklah baik untuk sebuah peesatuan bangsa. Untuk itu mari kita laqan Hoax.

Perlakuan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut sungguhlah biadab karena mereka memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia. Itulah mengapa kita harus turut serta mendukung gerakan-gerakan melawan dan menolak hoax yang saat ini sedang gencar-gencarnya di lakukan di sosial media apalagi pada tahun politok ini jelang pelaksanaan Pemilu.

Kita harus merawat persatuan serta memgawal.pembangunan nasional.yang saat ini gencar dilakukan dengan cara salah satunya menebar konten konten yang positif serta informasi hasil pemangunan u tuk menumbuhkan semangat dan optimisme bangsa memuju Indonesia maju dengan suksesnya keberlanjutan kepemimpinan nasional. Mari gunakan hak pilih dengan cerdas dan jangan terprovokasi berita hoax agar kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia tetap terjaga, khususnya dalam gelaran pemilu 2019. Mari kita perangi hoax bersama-sama dan mari kita sukseskan keberlanjutan kepemimpinan nasional yang membawa Indonesia maju ke depan.

Menuju Masa Depan

Menjelang gelaran Pemilu 2019, para kelompok kepentingan berusaha keras untuk menggiring opini publik menggunakan hoax yang bertujuan untuk menarik simpati publik pada figur yang didukungnya.

Para kelompok kepentingan tersebut menyebar kebencian pada tokoh lain yang mereka anggap sebagai lawan menggunakan berita palsu atau hoax. Oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab inilah yang membuat iklim perpolitikan tahun 2019 ini menjadi keruh dan tidak sehat.

Yang lebih mirisnya lagi adalah mereka yang menerima berita bohong terpengaruh dan menerima informasi tersebut begitu saja hingga melakukan tindakan yang sesuai dengan apa yang diharapkan si penyebar berita kebohongan.

Hal ini tentunya tidak boleh dibiarkan begitu saja sebab bisa mengancam nilai demokrasi dan semangat persatuan dan keberagaman yang merupakan wajah utama tanah air yang sangat kita junjung dan cintai ini.

Jika tidak segera ditindaklanjuti, besar kemungkinannya bahwa negara Indonesia akan memiliki masa depan yang suram karena ulah oknum kelompok kepentingan yang selalu membuat gaduh di dunia maya yang dapat menggangu kehidupan berbangsa dalam.mensukseskan keberlanjutan kepemimoinan nasional guna sukseskan keberlangsungan pembqngunan.

Ketika kursi kepemimpinan diraih dengan cara-cara yang buruk dan tidak manusiawi, maka resiko yang dapat terjadi adalah rusaknya rasa persatuan dan surmnya masa depan NKRI, hal.ini.pwrlu diantisipasi dengan tidak menebar dan termakan berita hoax.

Tentunya kita semua sebagai warga Indonesia yang bermartabat tidak menghendaki apabila hal ini terjadi. Maka kita harus memastikan bahwa pemilu 2019 terbebas dari hoax dengan turut serta berpartisipasi dengan gerakan-gerakan anti hoax yang ada melalui upaya kongkrit menebar konten konten positif yang menumbuhkan optimisme bangsa serta kebanggaan sebagai bangsa Indonesia yang banyak memiiliki keunggulan.

Dengan melawan hoax maka kita bisa memastikan bahwa masa depan Indonesia yang lebih maju dan dan program keberlanjutan kepemimpinan nasional dapat berjalan dengan baik dan bijaksana serta menjamin suksesnya keberlangsungan pembqngunan nasional yang saat ini gencar dilakukan guna memuju masyarakat yang sejahterah dan maju. Mari.kita panjatkan dan tebar doa untuk Pemilu 2019 yang damai berkualitas dan bermartabat demi berlanjutnya Kepemimpinan nasional dan suksesnya pembangunan nasional dengan semangat bersatu dan lawan hoax.

BERITA TERKAIT

Pembangunan Jalan di Provinsi Banten Tuntas 100 Persen Pada 2020

Pembangunan Jalan di Provinsi Banten Tuntas 100 Persen Pada 2020 NERACA Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten membenahi semua jalan…

Perlukah Rekonsiliasi Nasional?

  Oleh : Lutfi Safrudin, Pengamat Sosial Politik Hari pemungutan Suara telah dilewati dengan berbagai berita, hal tersebut menandakan bahwa…

Hary Tanoesoedibjo & Jokowi Bicarakan Pembangunan Ekonomi dengan Pertumbuhan 7%-8%

JAKARTA, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo bertemu Presiden RI Joko Widodo membahas pembangunan ekonomi Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.…

BERITA LAINNYA DI OPINI

Kenapa Harus Ada “People Power”?

  Oleh : Dewi Komalasari, Pemerhati Masalah Sosial Politik Kenapa mesti ikut pemilu jika dirinya tidak percaya dengan kinerja KPU?…

Reformasi Pajak Digenjot Demi Tax Ratio

Oleh: Pril Huseno Ihwal penerimaan pajak Indonesia, menjadi hal yang menarik dikaji. Sebagai penerimaan terbesar dalam APBN, penerimaan pajak menjadi…

Tekanan Makin Berat, Ekonomi Kian Melambat

Oleh: Djony Edward Sepanjang bulan Mei 2019 banyak sekali kabar buruk yang melanda ekonomi kita, setidaknya ada 9 indikator makro…