DK PWI Pusat : Tak Ada Pelanggaran Kode Etik Program ILC Bertajuk Andi Arief

DK PWI Pusat : Tak Ada Pelanggaran Kode Etik Program ILC Bertajuk Andi Arief

NERACA

Jakarta – Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (DK PWI) Pusat, Rabu (13/3), menyampaikan pernyataan terkait kisruh antara Politikus Partai Demokrat Andi Arief, dengan tvOne dan Pemimpin Redaksi tvOne Karni Ilyas.

Andi Arief, seperti diketahui, merasa dirugikan lantaran pemberitaan tvOne terutama program ILC, Selasa (5/3) malam, yang menayangkan foto-foto Andi Arief saat ditangkap di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat, Minggu (3/3). Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat itu bahkan berniat menggugat secara perdata stasiun televisi TV One beserta Karni Ilyas sebesar Rp 1 triliun.

Melalui surat yang ditandatangani Ketua DK PWI Pusat Ilham Bintang dan sekretaris Sasongko Tedjo, DK PWI Pusat menyatakan, setelah mencermati rekaman program ILC, Selasa (5/3) malam, dengan topik "Andi Arief Terjerat Narkoba : Pukulan Bagi Kubu 02?", tidak ada pelanggagan Kode Etik Jurnalistik sepanjang penyiaran program tersebut, dan semua pihak terkait diberi kesempatan bicara secara proporsional.

Jika ada pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh penayangan foto-foto dalam program ILC malam itu, yang bersangkutan bisa mengadukan kepada Dewan Kehormatan PWI atau Dewan Pers. Begitulah mekanisme yang ditempuh bagi para pihak yang merasa dirugikan oleh suatu pemberitaan media sebagaimana diatur dalam UU No. 40/tahun 1999 tentang Pers.

Pada surat tertanggal 13 Maret 2019 itu, DK PWI Pusat juga mengingatkan kepada seluruh wartawan untuk selalu menaati peraturan perundang-undangan dan kode etik jurnalistik serta mengimbau kepada masyarakat untuk mengikuti prosedur pengaduan jika merasa dirugikan oleh pemberitaan. Mohar

BERITA TERKAIT

Apakah Ada Larangan Memotret di KRL?

Kami pernah melihat petugas Patwalka menegur penumpang saat memotret di dalam gerbong KRL Commuterline rute Bekasi-Jakarta. Padahal aturan yang terpasang…

BNI Gelar Program "Mari Lipat Gandakan Kebaikan"

BNI Gelar Program "Mari Lipat Gandakan Kebaikan" NERACA Jakarta - "Mari Lipat Gandakan Kebaikan" itulah tema yang diusung oleh PT.…

Kenapa Harus Ada “People Power”?

  Oleh : Dewi Komalasari, Pemerhati Masalah Sosial Politik Kenapa mesti ikut pemilu jika dirinya tidak percaya dengan kinerja KPU?…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

BNNP Papua Barat Bekuk 4 Tersangka Narkoba

Jakarta-BNNP Papua Barat bekuk empat tersangka dan barang bukti penyalahgunaan narkotika golongan I yang akan diselundupkan ke Lapas Sorong dan…

Pemprov Banten Gelar Pasar Murah Stabilkan Harga Bahan Pokok

Pemprov Banten Gelar Pasar Murah Stabilkan Harga Bahan Pokok  NERACA Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Perindustrian dan…

Pemkot Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Masyarakat

Pemkot Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Masyarakat NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui bagian hukum lakukan penyuluhan…