Austindo Bukukan Rugi US$ 310.437

Sepanjang tahun 2018, PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) membukukan rugi US$310.437. Kondisi ini berbalik dibanding tahun 2017 yang masih mengantongi laba bersih senilai US$46,56 juta.Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perseroan juga mencatatkan rugi kurs mata uang asing bersih sebesar US$2,12 juta, lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebesar US$724.575. Sementara pendapatan emiten perkebunan tercatat sebesar US$151,70 juta atau turun 6,24% dibandingkan capaian di 2017 sebesar US$161,80 juta. Adapun, beban pokok pendapatan tercatat US$110,79 juta, lebih rendah 1,78% dari tahun sebelumnya sebesar US$112,80 juta.

Adapun, beban penjualan tercatat US$11,64 juta, beban karyawan US$13,86 juta, beban umum dan administrasi 10,35 juta, serta penghasilan lain-lain bersih sebesar US$799.069. Lebih lanjut, biaya keuangan bersih sebesar US$354.783 dan beban pajak penghasilan US$7,13 juta.Sebagai informasi, laba perusahaan pada 2017 salah satunya disebabkan penjualan investasi. Di antaranya, pada Maret 2017, perseroan menjual 10,87% kepemilikan di PT Agro Muko seharga US$44,3 juta dan mengakui laba atas penjualan investasi ini sebesar US$39,4 juta.

Selain itu, pada September 2017, perseroan menjual seluruh kepemilikan sebesar 99,99% di PT Darajat Geothermal Indonesia ke Star Energy Geothermal BV dan PT Barito Pacific Tbk. seharga US$30,1 juta. Perusahaan juga menjual seluruh kepemilikan 5% di PT Star Energy Geithermal Suoh Sekincau ke PT Barito Pacific Tbk. seharga US$325.000. Per akhir Desember 2017, biaya perolehan akuisisi mencapai US$19,12 juta. Adapun, biaya perolehan setelah penurunan nilai atau nilai wajar ialah US$18,96 juta.

BERITA TERKAIT

Dulu Rugi, Kini BIPI Untung US$ 8,61 Juta

NERACA Jakarta - PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) berhasil mengantongi pendapatan US$16,04 juta di kuartal pertama 2019. Realisasi ini…

STP Bukukan Pendapatan Rp 1,8 Triliun

NERACA Jakarta - PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) sepanjang 2018 mencatat pendapatan (audit) sebesar Rp 1,808 triliun atau turun…

Armada Berjaya Bukukan Rugi Rp 1,91 Miliar

NERACA Jakarta - Kuartal pertama 2019, PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) membukukan rugi bersih senilai Rp 1,91 miliar. Kondisi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Wintermar Raih Kontrak US$ 75,8 Juta

Perusahaan pelayaran PT Wintermar Offshore Marine Tbk. (WINS) mengantongi kontrak berjalan senilai US$75,8 juta atau sekitar Rp 1,09 triliun dengan…

Bayar Utang Eksisting - TBIG Bakal Rilis Global Bond US$850 Juta

  NERACA Jakarta –Danai pelunasan utang yang jatuh tempo, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menerbitkan obligasi dalam denominasi dollar…

Kalbe Farma Tebar Dividen Rp 1,22 Triliun

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membagikan dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp1,22 triliun atau Rp26 per saham untuk tahun…