Pendapatan Surya Semesta Tumbuh 12,54%

Sepanjang tahun 2018, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) membukukan pendapatan Rp 3,68 triliun. Pendapatan ini tumbuh 12,54% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 3,27 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perseroan menjelaskan, peningkatan pendapatan disebabkan oleh pendapatan konstruksi yang naik 14,8% year on year (yoy) menjadi Rp 2,44 triliun pada akhir 2018. Selanjutnya dari perhotelan naik 14,8% yoy menjadi Rp 799,7 miliar. Sementara itu, lini bisnis properti SSIA meningkat sekitar 6,5% yoy menjadi Rp 439,4 miliar karena ada penjualan tanah sebesar 8,6 hektare (ha).

EBITDA SSIA juga tercatat tumbuh 12,2% yoy menjadi Rp 452,5 miliar. Namun margin EBITDA masih stagnan di level 12,3%. Beban penjualan juga meningkat 18% yoy menjadi Rp 60,33 miliar di akhir 2018. Namun, laba bersih SSIA justru terjun 96,8% menjadi Rp 37,7 miliar dari sebelumnya Rp 1,18 triliun. Penurunan drastis ini terjadi karena SSIA tidak lagi mencatat pendapatan lainnya seperti tahun lalu.

Tahun lalu, Surya Semesta meraup pendapatan lainnya sebesar Rp 1,82 triliun. Pendapatan lainnya ini berasal dari keuntungan penjualan investasi dan pengalihan hak atas aset yang mencapai Rp 1,73 triliun. Pada tahun 2017, SSIA lewat entitas anak, yakni PT Karsa Sedaya Sejahtera dan PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA), menandatangani perjanjian jual beli bersyarat dengan PT Astratel Nusantara sehubungan dengan penjualan hak-hak tertentu dalam PT Bhaskara Utama Sedaya dan PT Lintas Marga Sedaya.

Karsa Sedaya Sejahtera dan NRCA menjual dan mengalihkan hak atas aset KSS dan NRC secara eksklusif kepada Astratel. Inilah yang menyebabkan laba bersih SSIA melonjak di tahun 2017 dan turun drastis di tahun lalu.

BERITA TERKAIT

Danai Akuisisi Lewat IPO - Menteng Heritage Bidik Pendapatan Tumbuh 12%

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT Menteng Heritage Realty berencana menggelar penawaran umum perdana saham alias initial public offering…

CAKK Catatkan Pendapatan Rp 274,48 Miliar

NERACA Jakarta - Di tahun 2018, PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK) berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 274,48 miliar atau…

Sepekan, Kapitalisasi Bursa Tumbuh 0,99%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesis (BEI) mencatatkan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pekan ketiga di bulan Maret…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penjualan Kirana Megatara Turun 16,07%

Di tahun 2018, PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) mencatatkan penjualan bersih Rp 10,16 triliun atau terkoreksi 16,07%, dibandingkan tahun sebelumnya…

Operasi Tangkap Tangan KPK - KRAS Pastikan Tidak Pengaruhi Kinerja

NERACA Jakarta - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) memastikan, operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan…

ITMG Bagikan Dividen US$ 261,50 Juta

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) memutuskan untuk membagikan dividen final senilai…