Menteri Dalam Negeri - ASN Harus Jaga Netralitas

Tjahjo Kumolo

Menteri Dalam Negeri

ASN Harus Jaga Netralitas

Ternate – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjaga netralitas jelang pemilihan umum (Pemilu) Capres/Cawapres serta Calon legislatif DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten/kota pada 17 April 2019.

"ASN harus netral dan tidak boleh terlibat dalam kampanye, baik atas inisiatif sendiri atau atau digerakkan oleh orang lain, apalagi menggunakan atribut seragam, aset-aset Pemda yang ada," kata Mendagri usai memberikan kuliah umum di Universitas Khairun Ternate kampus I Dufa-dufa, Selasa kemarin (5/3).

Dia menyatakan, pihaknya akan untuk mencegah adanya keberpihakan ASN kepada kandidat yang menjadi peserta Pemilu. Pernyataan ini kata dia didasarkan pada undang-undang Nomor 7 Tahun 2017, yang sudah menjelaskan tentang larangan-larangan yang tak boleh dilakukan ASN. Bukan hanya ASN, kepala desa juga tak boleh ikut serta dalam kampanye Pemilu.

Demikian pula Kepala daerah, baik Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, maupun Walikota dan Wakil Walikota, sebagaimana diatur dalam PKPU nomor 23 tahun 2018 pasal 63, yang mendudukan kepala daerah dilarang menjadi tim kampanye.

Akan tetapi dijelaskan Mendagri, larangan tersebut tidak kemudian membatasi kepala daerah untuk berkampanye, karena selain sebagai pejabat publik kepala daerah juga berasal dari partai politik atau diusung oleh partai politik, sehingga sudah menjadi suatu keharusan menjalankan perintah partai dalam mengkampanyekan kandidat tertentu.

"Tetapi kalau kepala daerah, ya boleh, asal dia mengajukan izin ke pimpinan diatasnya, kalau bupati/walikota ke Gubernur dan Gubernur ke Mendagri, Panwas, dan KPU, kecuali Sabtu dan Minggu," kata dia.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memberikan kuliah umum di Universitas Khairun Ternate, Selasa (5/3) kemarin . Kuliah umum dengan tema Demokrasi dan Pemilu serentak 2019 diikuti oleh ratusan mahasiswa Unkhair dari berbagai jurusan. Ant

BERITA TERKAIT

ESDM : 64% Produksi Gas untuk Dalam Negeri

    NERACA   Jakarta - Pemerintah telah mengalokasikan 64 persen produksi gas untuk dalam negeri. Dengan alokasi ini diharapkan…

BERI KEPASTIAN USAHA DI DALAM NEGERI - Pengumuman KPU Diyakini Berdampak Positif

Jakarta-Lembaga Penelitian Center of Reform on Economics (Core) Indonesia memprediksi,  pengumuman hasil pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan berdampak…

Pluralisme dan Toleransi Harus Dirawat untuk NKRI

Pluralisme dan Toleransi Harus Dirawat untuk NKRI NERACA Jakarta - Cendekiawan sekaligus praktisi antropologi Dr Kartini Sjahrir mengatakan pluralisme atau…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Jubir KPK : MCP Papua Baru 25 Persen

Jubir KPK : MCP Papua Baru 25 Persen NERACA Jayapura - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan dari hasil evaluasi hingga…

MK Tolak Gugatan Anggota BPK

MK Tolak Gugatan Anggota BPK NERACA Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 15/2006 tentang Badan…

KY: DPR Memang Berwenang Menolak Usulan CHA

KY: DPR Memang Berwenang Menolak Usulan CHA NERACA Jakarta - Ketua Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus mengatakan DPR memang…