Alasan Keringat Muncul saat Tidur di Malam Hari

Malam hari waktunya untuk tidur. Tubuh akan beristirahat dalam suasana yang gelap dan suhu yang lebih dingin ketimbang siang hari. Jika Anda berkeringat saat tidur di malam hari, boleh jadi ada masalah pada tubuh.

Ada beberapa alasan yang menyebabkan tubuh mengeluarkan keringat saat tidur di malam hari. Mulai dari penyakit, stres, atau bahkan bisa jadi ada masalah di tempat tidur. Merangkum berbagai sumber, berikut lima alasan tubuh berkeringat saat tidur di malam hari.

1. Sakit

Berkeringat saat tidur dikaitkan dengan tubuh yang sedang sakit. Sakit yang sedang diderita membuat suhu tubuh meningkat dan berkeringat. "Jenis penyakit yang paling sering dikaitkan adalah infeksi virus seperti infeksi pernapasan atau influenza. Infeksi menyebabkan suhu tubuh naik yang memicu keringat," kata dokter Rupert Mason dari DermaTherapy Inggris kepada Cosmopolitan.

Dalam keadaan yang parah, berkeringat di malam hari dikaitkan dengan penyakit yang lebih serius seperti diabetes atau kelenjar tiroid yang terlalu aktif. Keringat di malam hari juga bisa disebabkan oleh obat yang sedang dikonsumsi untuk mengobati suatu penyakit. Beberapa obat-obatan seperti antidepresan dapat memicu keringat sebagai bentuk efek samping.

2. Stres

Stres juga dapat membuat tubuh mengeluarkan keringat saat sedang tidur di malam hari."Stres mungkin merupakan salah satu penyebab paling umum dari keringat malam," ucap Mason. Dikutip dari situs kesehatan mental Anxiety Center, gejala keringat malam karena stres meliputi tubuh berkeringat saat tidur di malam atau siang hari, berkeringat meski suhu normal atau bahkan dingin, dan keringat tak terkendali tanpa alasan yang jelas.Stres dan cemas meningkatkan respons tubuh terhadap ancaman sehingga mengubah sistem metabolisme, pernapasan, dan keringat.

3. Olahraga

Berolahraga sebelum tidur juga dapat membuat tubuh berkeringat ketika tertidur. Ketika berolahraga, tubuh mengeluarkan panas secara berkala, bahkan setelah tidak aktif, yakni saat tubuh beristirahat atau tertidur."Saat berolahraga, tubuh Anda menciptakan panas yang disimpan di intinya dan secara bertahap kehilangannya selama periode waktu tertentu," tutur Mason.

4. Alkohol

Konsumsi alkohol dapat membuat tubuh berkeringat di malam hari. Alkohol memengaruhi sistem saraf pusat dan peredaran darah. Meminum alkohol dapat meningkatkan detak jantung dan memperlebar pembuluh darah di kulit sehingga memicu keringat.

5. Tempat tidur

Bahan yang digunakan sebagai tempat tidur atau matras dan seprai juga dapat memicu keringat. Mason menjelaskan, kasur busa dapat membuat udara bersirkulasi lebih banyak sehingga menimbulkan sesak, lembap, dan panas. Pilihan bahan untuk seprai dan sarung bantal juga bisa membuat tubuh gelisah dan memicu keringat. Beberapa bahan seperti katun dapat menyimpan panas dan memengaruhi tubuh saat tidur.

BERITA TERKAIT

Kebutuhan Pokok - Kemendag Catat Pemintaan Sembako Naik Hingga 20% Saat Ramadhan

NERACA Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut permintaan bahan pokok atau sembako meningkat sekitar 10 persen hingga 20 persen saat…

FDA Ingatkan Bahaya Efek Samping Obat Tidur

Di samping asupan gizi, manusia memerlukan tidur agar tubuh berfungsi maksimal. Tak heran sebagian orang berusaha keras agar bisa tidur…

Cara Tepat Mencegah Dehidrasi saat Berpuasa

Di bulan Ramadan, tubuh menahan haus dan lapar selama lebih dari 12 jam. Artinya, ketika berpuasa, tubuh tidak menerima asupan…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Tips Sukses Puasa dan Menurunkan Berat Badan Sekaligus

Pada teorinya, puasa bisa membantu menurunkan berat badan. Pola makan yang berubah membuat asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh…

5 Cara Basmi Bau Mulut Saat Berpuasa

Selama bulan Ramadan, umat Islam musti berkawan dengan haus dan lapar. Kurang lebih 13 jam tubuh tidak memperoleh asupan apapun.…

Vitamin A juga Memperkuat Imun dan Cegah Jerawat

Vitamin A merupakan salah satu mikronutrien yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Vitamin yang larut dalam lemak ini penting untuk kesehatan.…