Kasus Campak di Dunia Melonjak Drastis

Kasus campak mengalami peningkatan signifikan secara global sebesar 48,4 persen pada tahun 2018. Lonjakan ini menimbulkan ancaman bagi anak-anak. UNICEF menyebut, buruknya infrastruktur, rendahnya kesadaran, dan reaksi terhadap vaksinasi dalam beberapa kasus menjadi penyebab mewabahnya campak di dunia.

"Mewabahnya kasus campak ini tidak hanya terjadi dalam semalam. Kurangnya tindakan yang dilakukan untuk mengatasinya hanya akan memberikan konsekuensi buruk bagi anak-anak esok hari," ujar Direktur Eksekutif UNICEF, Henrietta H Fore, dikutip dari CNN Indonesia.com.

Sepuluh negara, termasuk Brasil, Filipina, dan Prancis, menyumbang hampir tiga perempat dari total peningkatan. Ukraina mengalami kenaikan terbesar dengan 35.120 kasus pada 2018 atau naik sebesar 634 persen dari 2017. Sementara Brasil melaporkan sebanyak 10.262 kasus campak pada 2018. Lebih dari 10 ribu kasus campak itu terjadi mendadak setelah pada tahun 2017 Brasil tidak memiliki kasus campak.

Filipina mengalami kenaikan sebesar 548 persen dengan jumlah 15.559 kasus pada tahun ini. Epidemi campak di Filipina terus memburuk hingga 2019 dengan catatan 12.736 kasus campak pada 23 Februari lalu. Dan, 203 di antaranya mengalami kematian.

Campak adalah penyakit paling menular yang disebabkan oleh virus dengan gejala seperti demam tinggi, batuk, pilek, mata merah muda, dan ruam. Virus campak dapat hidup di udara hingga dua jam setelah seseorang terinfeksi.Tak ada pengobatan khusus untuk campak. Vaksinasi hanya satu-satunya hal yang mampu menyelamatkan jiwa anak-anak. "Sangat disayangkan melihat campak kembali menjadi masalah kesehatan masyarakat," ujar Kepala Imunisasi UNICEF, Robin Nandy. Angka-angka tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa penggunaan dan cakupan vaksin tidak berjalan dengan semestinya.

BERITA TERKAIT

KPK Dalami Proses Pengadaan Barang Terkait Kasus Krakatau Steel

KPK Dalami Proses Pengadaan Barang Terkait Kasus Krakatau Steel NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami proses pengadaan…

Menjawab Kasus Kartel

Oleh: Nailul Huda Peneliti Indef Dalam diskusi tempo hari, penulis sudah membeberkan fakta-fakta yang memperkuat dugaan penulis tentang adanya kartel…

Dunia Usaha - Industri Hasil Tembakau Tercatat Serap 5,98 Juta Tenaga Kerja

NERACA Jakarta – Industri Hasil Tembakau (IHT) menjadi salah satu sektor manufaktur nasional yang strategis dan memiliki keterkaitan luas mulai…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Nutrisi Tepat Bisa Cegah Stunting

Debat Pilpres 2019 antara cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin dan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno membahas salah satu…

Konsumsi Minuman Manis Tingkatkan Risiko Kematian

Kebiasaan mengonsumsi minuman manis harus dikurangi jika Anda ingin hidup lebih lama. Studi terbaru menunjukkan minuman manis dapat meningkatkan risiko…

Kacang Terbaik Penurun Kadar Kolesterol

Sebagian orang masih menganggap kacang sebagai makanan asin, berlemak, dan berkalori tinggi. Namun, sejumlah ahli gizi telah menyimpulkan bahwa kacang…