Cara Sederhana Redakan Sakit Tenggorokan

Tak peduli usia dan kelamin, sakit tenggorokan bisa dialami oleh siapa saja. Penyebabnya jelas beragam, mulai dari virus, bakteri, polusi udara, dan masih banyak lagi. Umumnya, gangguan ini menjadi gejala beberapa penyakit seperti flu dan radang tenggorokan dikutip dari CNN Indonesia.com

Siapa pun yang mengalaminya akan merasa tidak nyaman dengan tenggorokan yang menimbulkan rasa sakit, gatal, dan kesulitan menelan. Meski dapat mereda dalam waktu yang relatif cepat, tak ada salahnya jika Anda coba mengatasi sakit tenggorokan dengan beberapa cara di bawah ini.

1. Istirahat

Biarkan tubuh dan suara Anda beristirahat dari beragam aktivitas. Gangguan ini biasanya akan pulih dengan sendirinya maksimal dalam waktu sepekan. Tidur nyenyak diklaim mampu membantu mencegah infeksi. Mengutip The Guardian, orang yang mengalami sakit tenggorokan sebisa mungkin tetap terhidrasi dengan baik.

2. Berkumur air garam hangat

Cobalah berkumur dengan larutan air garam hangat yang diklaim mampu mengurangi peradangan. Namun, larutan ini tak disarankan untuk anak-anak. Larutkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat. Aduk dan berkumurlah dengan larutan itu. Ulangi seperlunya. "Tidak mahal dan semua orang bisa melakukannya di rumah. Saya merekomendasikan ini kepada sebagian besar pasien," ujar apoteker, Abraham Khodadi.

3. Jangan gunakan antibiotik

Meski banyak pasien yang mendapatkan resep antibiotik, namun itu tak direkomendasikan bagi penderita sakit tenggorokan. Pasalnya, sebagian besar sakit tenggorokan disebabkan oleh virus dan tidak dapat diobati dengan antibiotik.

4. Hindari rokok yang membuat iritasi

Merokok dapat membuat tenggorokan iritasi. Khodadi mengatakan, saat iritasi itu terjadi, tubuh akan mencoba menghilangkannya dengan batuk yang dapat menyebabkan lebih banyak peradangan di kemudian waktu. Tak cuma itu, merokok juga dapat menurunkan kekebalan tubuh yang dapat menyebabkan infeksi virus dan bakteri terulang.

Anda juga perlu memerhatikan beberapa penyebab sakit tenggorokan seperti polusi udara, alergi, udara kering, dan perubahan suhu seperti keluar-masuk area kantor dengan beralih dari suhu udara dingin ke panas.

5. Mengonsumsi permen

Anda dapat mengonsumsi beberapa jenis permen yang mengandung mentol. Hal ini dapat memberikan bantuan sementara dari sensasi terbakar dan nyeri.

Mengutip Healthline, permen dan obat batuk meningkatkan produksi air liur dan membantu melumasi tenggorokan. Namun, permen dan obat batuk hanya mampu memberikan bantuan sementara.

6. Mandi uap

Anda bisa bermandikan uap jika mau. Cobalah untuk mandi air hangat dan hirup uap yang mengepul untuk membantu mengurangi rasa sakit di tenggorokan. Tarik napas dalam-dalam selama beberapa menit untuk menghirup uap, dan ulangi seperlunya..

BERITA TERKAIT

Cara Tepat Mencegah Dehidrasi saat Berpuasa

Di bulan Ramadan, tubuh menahan haus dan lapar selama lebih dari 12 jam. Artinya, ketika berpuasa, tubuh tidak menerima asupan…

Akuisisi Dua Rumah Sakit - Kimia Farma Siapkan Dana Rp 1 Triliun

NERACA Jakarta – Setelah mengakuisisi PT Phapros Tbk, berikutnya PT Kimia Farma Tbk (KAEF) rencanakan akuisisi dua rumah sakit di…

Cara Cerdas Hindari Jebakan China

Oleh: Djony Edward Belum lama ini Pemerintah Indonesia telah menandatangani kerjasama bisnis dengan China dalam kerangka Belt and Road Initiative…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Batam Antisipasi Penularan Cacar Monyet dari Singapura

Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, mengantisipasi penularan virus cacar monyet atau monkeypox, setelah Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan penemuan penderita…

Cara Tepat Mencegah Dehidrasi saat Berpuasa

Di bulan Ramadan, tubuh menahan haus dan lapar selama lebih dari 12 jam. Artinya, ketika berpuasa, tubuh tidak menerima asupan…

Agar ASI Tetap Lancar saat Bulan Ramadan

Memasuki bulan Ramadan, umat Islam harus beradaptasi dengan penyesuaian waktu makan. Utamanya, bagi ibu menyusui yang membutuhkan asupan demi air…