Chareon Pokphand Rombak Susunan Direksi

NERACA

Jakarta – Hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) membuahkan hasil berupa perubahan susunan direksi perseroan. “RUPS membahas pengunduran diri Vinai Rakphongphairoj dari posisi wakil presiden direktur. Sebelumnya, kami memiliki dua Wapresdir. Setelah RUPS, tinggal satu Wapresdir,”kata Sekretaris Perusahaan Charoen Pokphand Indonesia, Hadijanto Kartika di Jakarta, kemarin.

RUPS telah menerima pengunduran diri Wakil Presiden Direktur (Wapresdir) yakni Vinai Rakphongphairoj. Adapun, untuk komposisi komisaris CPIN tidak mengalami perubahan dalam RUPS ini. Berdasarkan laporan keuangan perseroan per September 2018,pendapatan CPIN mencapai Rp39,38 triliun, naik 5,08% secara tahunan (yoy) dari sebelumnya Rp37,48 triliun.

Laba bersih melonjak 79,47% yoy menjadi Rp3,47 triliun dari per kuartal III/2017 sebesar Rp1,93 triliun. Pencapaian laba bersih perusahaan setara dengan Rp 212 per saham sepanjang Januar-September 2018.Sementara laba sebelum pajak perseroan tumbuh 85,27% menjadi Rp 4,5 triliun, dari Rp 2,42 triliun pada Januari-September 2017. Adapun aset CPIN tercatat Rp 26,67 triliun per September 2018. CPIN juga berhasil menekan beban pokok pendapatan 1,34% yoy menuju Rp32,49 triliun dari sebelumnya Rp32,94 triliun.

Salah satu beban yang dikurangi ialah promosi dan iklan menjadi Rp137,02 miliar dari sebelumnya Rp207,72 miliar. Emiten pakan ternak ini juga rugi selisih kurs perseroan meningkat 17.142%, dari Rp 819 juta, menjadi Rp 141,22 miliar pada Januari-September 2018.

BERITA TERKAIT

South Pacific Viscose Tunjuk Direksi Baru

NERACA Purwakarta - PT. South Pacific Viscose sebagai produsen serat viscose untuk pasar domestik dan pasar global yang merupakan salah…

Seleksi Calon Direksi Bank BJB, DPRD Tekankan Azas Keterbukaan

Seleksi Calon Direksi Bank BJB, DPRD Tekankan Azas Keterbukaan NERACA Bandung - Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Eryani…

Dukung Pertumbuhan IPO - Lagi, EY Gelar IPO Masterclass Bagi Direksi

NERACA Jakarta – Dukung pertumbuhan industri pasar modal di dalam negeri, Ernst & Young Indonesia (EY) berkomitmen kuat untuk turut…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lima Emiten Belum Bayar Listing Fee

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah emiten yang mengalami gangguan keberlangsungan usaha atau going concern dan berakibat tidak mampu…

Rayakan Imlek - Kobelco Berikan Special Promo Konsumen

NERACA Jakarta - Rayakan Imlek 2570, PT Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia (DK CMI),  menggelar  customer gathering dari seluruh Indonesia.…

WSBP Pangkas Utang Jadi Rp 4,7 Triliun

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah menerima pembayaran termin pada Januari 2019 yang digunakan perseroan untuk pelunasan pinjaman perseroan.…