Lagi, AKR Corporindo Bikin Entitas Anak Usaha - Dukung Bisnis Distribusi Pelumas

NERACA

Jakarta –Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) melaporkan pendirian entitas anak yaitu PT Anugerah Lubrindo Raya. Anak usaha baru perseroan tersebut akan bergerak di bidang perdagangan dan distribusi minyak pelumas. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Sekretaris Perusahaan AKRA, Ricardo Silaen, pendirian anak usaha Anugerah Lubrindo Raya per 7 Februari 2019 melalui entitas anak perseroan yaitu PT Anugerah Krida Retailindo.”Pada 7 Februari 2019 Anugerah Krida Retailindo dan Tuan Roy Raymond Tanudjaja telah menandatangani akta pendirian perseroan terbatas yaitu PT Anuegrah Lubrindo Raya yang berkedudukan di Jakarta Barat,”ujarnya.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Anugerah Krida Retailindo merupakan entotas anak AKRA yang 99,98% sahamnya digenggam oleh perseroan. Tidak ada dampak kejadian, informasi, atau fakta material terhadap kegiatan oprasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha emiten terkait dengan pembentukan anak usaha tersebut. AKR Corporindo membukukan penjualan dan pendapatan sebesar Rp16,83 triliun selama Januari—September 2018, meningkat 25,31% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (yoy) yang sebesar Rp13,43 triliun.

Pada periode tersebut, perseroan mengantongi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,29 triliun, meningkat 27,53% dibandingkan yoy yang sebesar Rp1,02 triliun. Saat ini, sebagian besar pendapatan perseroan disumbangkan dari distribusi bahan bakar minyak (BBM) yaitu mencapai lebih dari 70%. Sisanya bahan kimia yaitu sekitar 23%, dan logistik dan bisnis lainnya.

Sebagai informasi, AKRA membukukan penjualan sebesar Rp16,83 triliun selama Januari—September 2018, meningkat 25,31% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (yoy) yaitu Rp13,43 triliun. Pada periode itu, perseroan mengantungi laba bersih sebesar Rp1,29 triliun, naik tipis 27,53% secara yoy. Tahun ini, perseroan menargetkan pertumbuhan bisnis 20%. Angka tersebut diyakini bisa terealisasi karena permintaan kimia dan solar maupun minyak pada 2019 akan meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan dari sektor batubara, pertambangan, pembangkit listrik dan industri komersial."Permintaan BBM akan terus naik dan banyak perusahaan sudah mulai tambah kapasitas untuk permintaan kimia,"kata Suresh Vembu, Direktur AKR Corporindo.

Dirinya menyebutkan, perseroan telah menyiapkan dana sekitar Rp 600 miliar sampaiRp 700 miliar untuk menunjang ekspansi bisnis tahun 2019. Sumber pendanaan berasal dari internal, pinjaman dan partner proyek. "Kita punya cash lebih dari Rp 3 triliun, dana internal kita ambil dari situ untuk diinvestasikan," ujar Suresh.

Nantinya, dana capex 2019 akan digunakan untuk proyek-proyek yang masih berjalan dengan investasi secara bertahap, operasional dan penambahan armada kapal dan truk. Namun manajemen belum mematok target banyaknya armada yang akan ditambah pada 2019. Disisi infrastruktur digunakan ekspansi tank storage di Tanjung Priuk dari 250.000kiloliter ke 350.000 kiloliter dan Tanjung Perak berkapasitas 40.000kiloliter. Selain itu, untuk memperkuat bisnis ritel perusahaan yang sudah memiliki135 SPBU itu juga akan membuka30 SPBU BP selama dua tahun kedepan.

BERITA TERKAIT

Perkuat Bisnis Logistik - Adi Sarana Bikin Perusahaan Patungan

NERACA Jakarta – Mengoptimalkan layanan bisnis logistik, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menggandeng penyedia platform dagang elektronik atau e-commerce…

Sektor Pangan - Kasus Beras Turun Mutu Akibat Tata Kelola Distribusi Tak Optimal

NERACA Jakarta – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman menilai kasus 6.000 ton beras busuk di…

Perlu Kajian Matang - HOME Batalkan Divestasi Aset Anak Usaha

NERACA Jakarta – Emiten properti dan juga perhotelan, PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) mengurungkan rencana untuk melakukan divestasi atas…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lima Emiten Belum Bayar Listing Fee

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah emiten yang mengalami gangguan keberlangsungan usaha atau going concern dan berakibat tidak mampu…

Rayakan Imlek - Kobelco Berikan Special Promo Konsumen

NERACA Jakarta - Rayakan Imlek 2570, PT Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia (DK CMI),  menggelar  customer gathering dari seluruh Indonesia.…

WSBP Pangkas Utang Jadi Rp 4,7 Triliun

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah menerima pembayaran termin pada Januari 2019 yang digunakan perseroan untuk pelunasan pinjaman perseroan.…