Sentimen Global Hambat Penguatan IHSG

NERACA

Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (11/2) awal pekan kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,4% ke kisaran 6.495. Berdasarkan data RTI, saham-saham unggulan yang tergabung dalam Investor33 turun 0,5% ke kisaran 470,42, indeks LQ45 turun 0,7% kekisaran 1.020,76, JII turun 1% ke 710,37. Sektor agri turun 1%, industri dasar turun 1,2%, konsumsi turun 0,8%, keuangan turun 0,2%, infrastruktur naik 0,7%.

Kemudian sktor manufaktur turun 1,1%, tambang turun 1,5%, aneka industri turun 1,7%, properti turun 1,2% dan perdagangan naik 1,1%. Saham PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) naik 18% (Rp 600) ke Rp 3.930, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) naik 7,2% (Rp 350) ke Rp 5.200, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik 4,5% (Rp 300) ke Rp 7.000, PT Phapros Tbk (PEHA) naik 13,6% (Rp 300) ke Rp 2.500, PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) naik 9,7% (Rp 290) ke Rp 3.270.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 1,9% (Rp 950) ke Rp 48.875, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun 2,7% (Rp 600) ke Rp 21.275, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 1,4% (Rp 350) ke Rp 25.375, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun 1,6% (Rp 300) ke Rp 18.700, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun 3,3% (Rp 250) ke Rp 7.400.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG dibuka 2,04 poin atau 0,03% ke posisi 6.523,7. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 0,5 poin atau 0,05% menjadi 1.028,39.”Diperkirakan pergerakan IHSG minggu ini akan ditentukan oleh faktor eksternal seperti progress pembicaraan dagang dan juga rilis angka pertumbuhan ekonomi AS kuartal ke kuartal dan juga inflasi yang menentukan arah kebijakan The Fed," kata Kepala Riset Valbury Sekuritas, Alfiansyah.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dirinya tidak akan bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping sebelum 1 Maret 2019 atau tenggat tarif terhadap produk China yang senilai 200 miliar dolar AS. Namun, Trump bersedia untuk memperpanjang tenggat waktu jika melihat progres yang signifikan dalam perundingan.

Di sisi lain, perwakilan dagang AS Robert Lightizer dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin akan melanjutkan pembicaraan di Beijing minggu ini. Ada kemungkinan perjanjian dagang AS-China akan disetujui melewati tenggat 1 Maret 2019, mengingat banyaknya isu yang harus dibicarakan seperti transfer teknologi perusahaan asing yang berinvestasi, sehingga pernyataan Trump bukan dianggap sebagai sebagai jalan buntu namun lebih kepada pembahasan yang sulit.”Kendati demikian, kami optimistis perundingan akan mencapai sesuatu yang produktif mengingat situasi perang dagang tidak menguntungkan AS maupun China," ujar Alfiansyah.

Sementara itu, bursa regional di antaranya Indeks Hang Seng dibuka menguat 24,73 poin (0,09%) ke 27.971,05, dan Straits Times melemah 24,13 poin (0,75%) ke posisi 3.177.

BERITA TERKAIT

Sentimen BI Rate, IHSG Terkoreksi 0,22%

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (22/8), indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah terbatas…

Kebijakan Diskon Rokok Dinilai Hambat Visi Pemerintah Tingkatkan SDM Unggul

NERACA Jakarta – Pemerintah Indonesia memiliki visi membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga dapat menjadi pondasi dalam meningkatkan perekonomian…

Produk UMKM di Tengah Pasar Global

Oleh : Agus Yuliawan Pemerhati Ekonomi Syariah Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) selama ini dikenal dalam tahan banting terhadap…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Debat Calon Ketum HIPMI - Para Peserta Unjuk Kepiawan Memimpin

Menjelang munas Himpunan pengusaha muda Indonesia (HIPMI) ke XVI tanggal 16 September 2019 mendatang, 4 Calon Ketua Umum (Caketum) HIPMI,…

Lepas 414 Juta Saham Ke Publik - Telefast Indonesia Bidik Dana IPO Rp 80 Miliar

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) bakal membawa anak usahanya PT…

Lunasi Utang Jatuh Tempo - APLN Berharap Suntikan Pemegang Saham

NERACA Jakarta – Dalam rangka menyehatkan kinerja keuangan dan termasuk memangkas beban utang, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terus…