BRM Bantu Program Comdev SDN Dharmasraya - Peduli Dunia Pendidikan

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) pada dunia pendidikan, PT Bukit Raya Mudisha (BRM) menyerahkan bantuan kepada Sekolah Dasar Negeri 13 Nagari Koto Nan IV Dibawuah, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar).

Manejer PT BRM, Mulyadi mengatakan, dana CSR yang diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan. Dirinya berharap penyaluran CSR melaui progam Community Development (Comdev) berupa 50 bangku, 25 meja belajar, dua set meja guru, dan empat kursi itu membawa manfaat untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Dharmasraya.”Perusahaan kami tiap tahun menyalurkan dana CSR pada nagari-nagari (desa adat) di sekitar perkebunan akasia," katanya.

Di samping peduli terhadap pendidikan, kata dia, pihaknya juga menyalurkan CSR melalui bidang keagamaan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan. Disampaikannya, dibidang keagamaan perusahaan melakukan kegiatan safari ramadhan, ekonomi kerakyatan berupa pengelolaan gula merah, madu, dan ternak kambing, serta bidang kesehatan diadakan sunatan masal.

Sementara Kepala Sekolah Dasar Negeri 13 Koto Nan IV Dibawuah, Kecamatan IX Koto, Marjianis mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada manajemen PT BRM. Menurut dia, ada beberapa hal yang dapat meningkatkan kualitas seorang murid. Selain guru berkualitas dan kurikulum, fasilitas sekolah tentu berperan untuk memudahkan murid dalam belajar.”Kepada manajemen perusahaan kami ucapkan terima kasih," kata Marjianis.

Asal tahu saja, PT BRM yang bergerak di bidang perkebunan akasia itu terletak tiga wilayah, yakni Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan, dan Kabupaten Sijunjung. Selalu memberikan manfaat kepada masyarakat sekita terus dilakukan perusahaan, selain memberikan bantuan pendidikan juga infrastruktur. Jauh sebelumnya, PT Bukit Raya Mudisha melakukan rehabilitasi jalan sepanjang 12 km yang menghubungkan Kampung Baru dengan Kampung Lama, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan.

Dan sesuai dengan perkiraan, rehabilitasi jalan tersebut selesai selama 12 hari, dimana pengerjaan yang dimulai 16 Juli 2011 dan selesai 29 Juli 2011. Menurut Koordinator CD PT.BRM Dwi Murjito, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang ada di sekitar areal konsesi perusahaan. “Perbaikan jalan seperti ini bukanlah yang pertama kalinya kita lakukan, sebelumnya kita juga telah melakukan perbaikan jalan bekerjasama dengan TNI (Komando Distrik Militer 0310/SS) di Kabupaten Sijunjung. Sebagai salah satu perusahaan HTI yang memiliki areal konsesi yang berada di Sijunjung, Dharmasraya dan Solok Selatan, PT. BRM merasa ikut bertanggung jawab untuk membantu masyarakat yang ada di sekitar areal konsesinya,” tegas Dwi.

BERITA TERKAIT

Selamatkan Teluk Jakarta - Ancol Jernihkan Air Laut Lewat Restorasi Kerang Hijau

Isu lingkungan yakni pencemaran air laut dari sampah plastik masih menjadi perhatian besar karena Indonesia menjadi negara peringkat kedua dengan…

Indocement Bantu Masyarakat Atasi Krisis Air Bersih

Air menjadi sumber kebutuhan hidup manusia, namun tidak semua masyakat Indonesia memiliki sumber akses air yang layak dan bahkan masih…

IndiHome Digital Learning - Telkom Fasilitasi Pemerataan Kualitas Pendidikan di Papua

Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam pemerataan pendidikan di Indonesia, khususnya bagi milenial Papua. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk…

BERITA LAINNYA DI CSR

Menjaga Eksistensi Warisan Nenek Moyang - Festival Pesona Lokal Membawa Cerita di Masa Kecil

Bandung Paris Van Java atau Paris dari Jawa adalah sebutan yang tidak asing lagi untuk menggambarkan kota Bandung yang terkenal…

Peduli Budaya Suku Pedalaman - Menteri BUMN Berikan Bantun Peletarian Suku Badui

Pesatnya dan majunya perkembangan zaman, tidak membuat eksistensi suku Badui sebagai suku terdalam di Lebak, Banten ikut punah. Bahkan sebaliknya,…

Bank Muamalat dan BMM Renovasi Rumah Warga Sukabumi

Rumah sebagai tempat tinggal atau berlindung merupakan kebutuhan pokok dari masyarakat, namun seiring dengan membengkaknya harga tanah tiap tahunnya membuat…