TOBA Raih Pinjaman US$ 157,99 juta

Danai pembangunan listrik tenaga uap, entitas anak usaha PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA), yaitu PT Minahasa Cahaya Lestari (MCL) telah menerima pinjaman perbankan sejumlah US$157,99 juta pada akhir Januari 2019 lalu. Pinjaman yang diterima dari PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri) itu berjangka waktu hingga 2030 mendatang.

Direktur Utama TOBA, Justarina Naiborhu dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menjelaskan bahwa berdasarkan akta perjanjian kredit tertanggal 21/12/2017m Bank Mandiri bertindak sebagai mandated lead arranger dan kreditur awal. Adapun suku bunga yang ditetapkan adalah LIBOR ditambah dengan applicable margin.”Tujuan penggunaan dana adalah pendanaan untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga uap,” ungkapnya.

Asal tahu saja, Minahasa Cahaya Lestari merupakan entitas anak usaha yang 90% sahamnya dimiliki oleh TOBA. Dijelaskan oleh Justarina, Minahasa Cahaya Lestari menjadi perusahaan pembangkit listrik tenaga uap di Minahasa yang mempunyai kapasitas sebesar 2X50 MW. Sementara itu, sebagai perusahaan publik yang menjalankan usaha di bidang pertambangan batubara, TOBA mempunyai dua PLTU yang hingga saat ini masih dalam tahap pembangunan, yaitu PLTU Sulbagut I di Gorontalo dan PLTU Sulut III.

Kuartal tiga 2018 kemarin, laba bersih TOBA mencapai US$ 45,9 juta. Raihan laba bersih ini lebih tinggi58,3% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year) sebesar US$ 29,0 juta. Direktur TOBA, Pandu Patria Sjahrir pernah bilang, kenaikan laba ditunjang dari pendapatan perusahaan yang tumbuh 43,9% yoy menjadi US$ 304,1 juta dari tahun sebelumnya US$ 211,3 juta. Pun, ini seiring dengan naiknya harga jual rata-rata batubara.

Disisi lain, volume produksi juga masih sesuai dengan target akhir tahun di kisaran 5 juta ton hingga 6 juta ton. Per kuartal III 2018 volume produksi mencapai 4,0 juta ton, naik 8,1% yoy dari tahun sebelumnya 3,7 juta ton.

BERITA TERKAIT

Astrindo Raih Pendapatan US$ 27,16 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) membukukan pendapatan sebesar US$27,16 juta atau melesat…

LSI Denny JA : Raih 3,18 persen, Perindo Berpotensi Lolos Ambang Batas Parlemen

JAKARTA, Hasil hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan Partai Perindo akan lolos ke parlemen atau parliamentary threshold…

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Astrindo Raih Pendapatan US$ 27,16 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) membukukan pendapatan sebesar US$27,16 juta atau melesat…

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

Laba Betonjaya Melesat Tajam 144,59%

Di tahun 2018, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp27,81 miliar atau naik 144,59% dibandingkan periode…