Pemkab Tangerang Siapkan Rp17,5 Miliar untuk Pilkades Serentak

Pemkab Tangerang Siapkan Rp17,5 Miliar untuk Pilkades Serentak

NERACA

Tangerang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, menyiapkan dana sebesar Rp17,5 miliar dari APBD setempat untuk pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun 2019.

"Dana yang telah tersedia sebesar Rp5 milyar dari APBD 2019," kata Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM-PD) Kabupaten Tangerang Ahmad Hapid di Tangerang, Jumat (1/2).

Ahmad mengatakan, dana tersebut untuk sementara mencukupi untuk memenuhi proses tahapan dan ditambah nantinya pada Anggaran Belanja Tambahan (ABT). Pemkab Tangerang akan mengelar tahapan pilkades serentak sebanyak 153 desa tersebar pada 28 kecamatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, direncanakan pelaksanaan pilkades serentak setelah pilpres dan pileg 2019. Penetapan waktu itu sesuai keputusan bersama dengan aparat terkait lainnya bahwa pilkades dilaksanakan 17 November 2019.

Pihaknya telah mengadakan rapat persiapan pilkades dan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan instansi terkait serta petugas pengamanan lainnya. Seluruh biaya pelaksaaan pilkades ditanggung oleh pemerintah daerah melalui APBD dan meminta persetujuan kepada DPRD setempat.

Upaya yang dilakukan adalah agar pilkades berjalan dengan aman dan warga merasa nyaman sehingga perlu koordinasi dengan Polresta Tangerang dan Kodim setempat serta instansi terkait lainnya. Namun pihaknya berharap agar para calon kades yang ingin bertarung dalam pilkades bersikap mengayomi dan membuat suasana menjadi aman serta nyaman.

Ahmad menambahkan, tahapan pilkades mulai Maret 2019 karena banyak jabatan kades yang berakhir Juli dan disiapkan pejabat sementara. Menurut dia, menyangkut kekurangan dana pilkades ditentukan pada ABT sebesar Rp12,5 miliar lagi.

Padahal sebelumnya, berdasarkan pengalaman mengelar pilkades tahun 2017 bahwa desa rawan konflik jumlahnya terbatas. Sedangkan desa yang melaksanakan pilkades terbanyak di Kecamatan Cikupa, Balaraja, Sepatan, Sukamulya, Kronjo, Jayanti, Cisoka, dan Kecamatan Kemiri. Ant

BERITA TERKAIT

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

INDI 4.0 Untuk Ukur Kesiapan Sektor Manufaktur

NERACA Jakarta – Memasuki satu tahun implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0, pemerintah telah melaksanakan beberapa agenda yang tertuang dalam…

Perda Tenaga Kerja Lokal di Sumsel untuk Tekan TKA

Perda Tenaga Kerja Lokal di Sumsel untuk Tekan TKA NERACA Palembang - Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemberdayaan dan Penempatan Tenaga…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Terlalu Vulgar, Film "After" Tidak Sesuai Budaya Indonesia

Jakarta-Baru dirilis 16 April 2019 di berbagai bioskop di Indonesia, film ‘After’ sudah mengundang kontroversi. Berbagai sorotan, terutama karena adanya…

BPS: Indeks Pembangunan Manusia di Sumsel Meningkat

BPS: Indeks Pembangunan Manusia di Sumsel Meningkat NERACA Palembang - Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)…

Empat Raperda Siap Diserahkan ke Dewan Sukabumi

Empat Raperda Siap Diserahkan ke Dewan Sukabumi NERACA Sukabumi - Pemerintah kota (Pemkot) Sukabumi segera menyerahkan draft empat Rancangan Peraturan…