Mensos Sambut Baik Program PWI Peduli - Peringati Hari Pers Nasional

Membangun kebersamaan terhadap sesama, khususnya mereka yang tertimpa musibah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga masyarakat pada umumnya diberbagai elemen dan termasuk peran wartawan. Berangkat dari hal tersebut, Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita mengajak kerja sama dan menyambut baik program layanan pengabdian masyarakat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang diberi nama PWI Peduli.

Program PWI Peduli akan bekerja sama dengan banyak pihak, untuk turun membantu korban bencana alam pada tahap tanggap darurat pasca bencana, serta membantu pendidikan anak tidak mampu, dan pemberdayaan masyarakat.”Program itu baik sekali. Bisa bekerja sama dengan kami yang punya banyak program yang berkaitan dengan bencana alam,“ kata Agus Gumiwang di Jakarta, kemarin saat beraudiensi dengan Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2019 yang diketuai H. Margiono, selaku Ketua dan Penanggung Jawab HPN 2019.

Agus Gumiwang menjelaskan, banyak bidang di Kementerian Sosial yang bisa dikerjasamakan dengan PWI Peduli, terutama program-program yang berkaitan dengan bencana alam, seperti Program Kampung Siaga Bencana."Kampung Siaga Bencana ini memberi bekal mitigasi atau keterampilan menyelamatkan diri atau orang lain sebelum terjadi bencana alam. Ini lokasinya sudah ditentukan yaitu di kawasan rawan bencana alam, terutama di lokasi yang dinyatakan oleh ahli geologi terdapat patahan bumi," Agus Gumiwang menambahkan.

Menurut Agus Gumiwang, keterampilan yang diberikan mulai dari melihat tanda-tanda akan terjadi bencana, lalu bagaimana cara menyelamatkan diri, mendirikan tenda, dan membuat dapur umum, serta cara memasak. Hadir dalam audiensi itu, Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari dan Sekjen PWI Mirza Zulhadi, serta panitia pusat HPN, Agus Yuli, M Ihsan, Nurjaman Mochtar, Kiki Iswara, dan Mohammad Nasir. Program PWI Peduli itu dilaporkan kepada menteri sosial di sela-sela laporan kegiatan HPN 2019 yang disampaikan oleh Margiono.

Menurut Mohammad Nasir, Direktur Kesejahteraan dan Pengabdian Masyarakat PWI Pusat, PWI Peduli akan aktif menjalankan misi kemanusiaannya mulai tahun ini, dengan melibatkan peran semua PWI cabang di seluruh Indonesia. Disampaikannya, berapapun jumlah perusahaan dan instansi pemerintah yang ikut bergabung dalam baksos, pihaknya siap mengkoordinasikan, dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat.”Dalam momentum HPN ini, perusahaan-perusahaan dengan berkoordinasi dengan panitia HPN juga dipersilkan menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat,” kata Mohammad Nasir.

Sementara itu, Margiono, penanggung jawab HPN 2019 di Jawa Timur dalam pertemuan bersama panitia HPN pekan lalu mengatakan, bakti sosial yang menyertai acara-acara HPN setiap tahun, sudah menjadi tradisi. Dan kegiatan ini sekaligus menyediakan panggung untuk perusahaan-perusahaan yang ingin menyalurkan dana bantuan kemanusiaannya.“Bakti sosial ini merupakan kado HPN buat masyarakat,” ujarnya.

Karena penyelenggaraan baksos HPN dilaksanakan banyak pihak yang peduli terhadap problem kemanusiaan, maka baksos dilaksanakan dalam serangkaian bentangan waktu dua pekan, dan bukan kegiatan tunggal dalam sehari. Menurut Karim Paputungan yang menangani bidang bakti sosial HPN, lembaga sosial, perusahaan dan instansi pemerintah yang sudah pasti bergabung dalam bakti sosial di Jawa Timur sudah cukup banyak.

BERITA TERKAIT

Pemprov Sumsel Targetkan Daerah Terbaik Peduli HAM

Pemprov Sumsel Targetkan Daerah Terbaik Peduli HAM   NERACA Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) menargetkan daerahnya menjadi yang…

Politik Pangan dan Kedaulatan Pangan di Hari Kemerdekaan

Oleh: Pril Huseno   Memaknai Hari Kemerdekaan RI ke 74 pada Sabtu (17/8), barangkali akan lebih berarti jika semua stakeholder bangsa ini…

APRESIASI BRI UNTUK TIM PASKIBRAKA NASIONAL

Anggota Tim Paskibraka Nasional 2019 menunjukkan Kartu ATM BRIZZI disela acara penyerahan dana pembinaan total sebesar Rp.241 juta berupa Tabungan…

BERITA LAINNYA DI CSR

Pacu Kualitas Pendidikan di NTT - Kredivo “Turun Gunung” Ikut Mengajar di Desa Pogo Tena

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan pada dunia pendidikan dan peningkatan kualitas belajar dan mengajar, Kredivo, kartu kredit digital untuk…

Bebas Stunting Perlu Kerjasama Antar Kementerian - Lembaga

Mewujudkan generasi-generasi bangsa yang sehat cerdas dan sehat, diperlukan penanganan kesehatan yang optimal dan termasuk bebas dari kasus kekerdilan atau…

Peduli Pendidikan Daerah Terpencil - Lippo Malls Berikan Beasiswa Bagi 1000 Anak

Mewujudkan kepedulian pada dunia pendidikan, khususnya memberikan akses pendidikan bagi generasi muda yang tinggal di daerah terpencil, Lippo Malls Indonesia…