Isu Freeport Bakal Muncul di Debat Pilpres

NERACA

Jakarta - Pengamat Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira memprediksikan beberapa topik akan muncul dibahas oleh kedua pasangan calon presiden (capres) dalam debat pemilu presiden (pilpres) 2019 babak dua.

"Soal sumber daya alam (SDA) pastinya yang akan dibahas yakni divestasi saham Freeport, itu yang paling menarik untuk dijadikan bahan serangan dari capres penantang maupun pembelaan dari capres petahana. Kemudian masalah Blok Rokan juga akan dibahas," tutur Bhima, seperti dilansir kantor berita Antara, kemarin.

Ia juga memperkirakan topik infrastruktur akan menjadi topik paling hangat berikutnya serta kemungkinannya dikait-kaitkan dengan masalah utang lalu dihubungkan dengan soal tenaga kerja, dan dampak infrastruktur terhadap ekonomi daerah. "Bagi infrastruktur yang menurunkan biaya logistik tentunya akan memenangkan siapa pun presiden baru nantinya," ujar Bhima di sela-sela forum diskusi bertema "Ekonomi Indonesia Pasca Pemilu Presiden 2019".

Sedangkan terkait topik bahan bakar minyak (BBM), dia memperkirakan topik ini akan menjadi topik populis dalam debat Pilpres 2019 babak kedua nanti. Terkait dengan tema debat lingkungan hidup, menurut Bhima kemungkinan tema tersebut tidak menjadi isu seksi dalam debat nanti, mengingat masalah kebakaran hutan dianggap berhasil diatasi oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Debat pilpres 2019 babak kedua akan digelar beberapa pekan lagi yakni pada Minggu 17 Februari 2019. Debat babak kedua tersebut akan membahas energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, lingkungan hidup. Debat babak kedua termasuk dalam lima babak debat pilpres 2019 dengan debat mengenai hukum, HAM, korupsi dan terorisme telah digelar pada 17 Januari 2019, dan debat terakhir yakni debat babak kelima bertema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, serta industri akan menutup seluruh rangkaian debat pilpres 2019.

BERITA TERKAIT

Investasi Blok Masela Diklaim Terbesar Kedua Setelah Freeport

    NERACA   Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengemukakan, total biaya pengembangan lapangan…

Kemarau Bakal Lama, Serapan Beras Bulog Dikhawatirkan

NERACA Jakarta – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Galuh Octania menyatakan musim kemarau yang berlangsung sejak April 2019…

Sektor Pangan - Produksi dan Suplai Terbatas Bakal Memicu Kenaikan Harga Cabai

NERACA Jakarta – Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) Rusli Abdullah mengatakan salah satu alasan kenaikan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Sentry Safe Hadirkan Brankas dengan Proteksi terhadap Kebakaran dan Banjir

  NERACA Jakarta – Brankas biasanya digunakan untuk menyimpan dokumen-dokumen penting ataupun barang-barang berharga. Oleh karena itu Sentry Safe mengeluarkan…

SKK Migas Inginkan Penyebaran Informasi Kontribusi Hulu Migas Di Daerah

NERACA Balikpapan - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerjasama…

Sky Energy Luncurkan Produk Teringan di Dunia - Pembangkit Tenaga Surya

      NERACA   Jakarta - Kebutuhan akan listrik semakin meningkat seiring berkembangnya teknologi. Pada 2019, kebutuhan listrik dunia…