TPI Higienis Binuangeun Dongkrak Pendapatan Nelayan Lebak

TPI Higienis Binuangeun Dongkrak Pendapatan Nelayan Lebak

NERACA

Lebak - Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Higienis Binuangeun mendongkrak pendapatan nelayan pesisir Pantai Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, karena kunjungan konsumen cenderung meningkat dibandingkan sebelumnya.

"Kita satu pekan terakhir ini meraup keuntungan lelang ikan meningkat sekitar 30-60 persen setelah dioperasikan TPI Higienis," kata Iming, seorang nelayan pesisir pantai Banten Selatan di Lebak, dikutip dari Antara, kemarin.

Pembangunan TPI Higienes Binuangeun ternyata berdampak positif terhadap pendapatan nelayan karena pengunjung meningkat dengan alasan cukup bersih juga kondisi ikan segar. Kondisi TPI Higienis tentu sangat terjamin kebersihan dan kesegaran ikan, sehingga transaksi pelelangan pun cukup padat.

Pengunjung juga banyak dari Sukabumi dan Jakarta membeli ikan dari TPI Higienis Binuangeun."Kami berharap pengoperasian TPI Higienis membawa berkah bagi nelayan sehingga bisa meraup keuntungan dari hasil tangkapan itu," ujar dia.

Begitu juga Iwan, seorang nelayan Wanasalam mengaku bahwa hari ini melelangkan ikan tangkapan jenis layur sebanyak 500 kuintal dan begitu cepat habis. Sebab, pengunjung yang mengikuti pelelangan ikan TPI Higienis banyak dari luar daerah.

Selama ini, kata dia, pesisir pantai Banten Selatan terkenal dengan tangkapan ikan layur. Bahkan, ikan layur itu memiliki kualitas terbaik untuk ekspor ke luar negeri."Kami melelangkan ikan layur seharga Rp65.000 per kilogram dan habis, sehingga bisa meraup keuntungan sekitar 60 persen setelah dipotong biaya operasional," kata dia.

Kepala Seksi Pengelolaan TPI Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Tedi mengatakan, pembangunan TPI Higienis Binuangeun sudah dioperasikan dua pekan lalu dengan anggaran Rp1,2 miliar dari APBN. Pembangunan TPI Higienis Binuangeun berstandar Uni Eropa merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Selama ini, TPI Higienis yang berlokasi di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, masuk kategori terbesar kegiatan tangkapan nelayan. Kehadiran TPI Higienis dilengkapi ruangan pendingin (AC),ramah lingkungan juga menggunakan lantai ploor. Ant

BERITA TERKAIT

Penggunaan Teknologi di Era Industri 4.0 Dongkrak Produktivitas IKM

NERACA Bogor - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan penggunaan teknologi era revolusi industri 4.0 akan mampu mendongkrak produktivitas industri manufaktur…

Pameran Industri TPT Siap Dongkrak Investasi di Indonesia

  NERACA   Jakarta - Peraga Expo kembali menggelar pameran industri TPT (Tekstil dan ProdukTekstil) terintegrasi bertaraf internasional terlengkap yakni…

MYOH Bukukan Pendapatan US$ 241,1 Juta

NERACA Jakarta - PT Samindo Resources Tbk (MYOH) mencatatkan pendapatan di 2018 sebesar US$ 241,1 juta naik 28,2% dari tahun…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pasar Badung Denpasar Menjadi "Smart Heritage Market"

Pasar Badung Denpasar Menjadi "Smart Heritage Market" NERACA Denpasar - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berharap pasar rakyat atau pasar…

Menjelang Pemilu Persediaan Gas LPG 3 KG, BBM dan BBK Aman - Hiswanamigas Sukabumi Bentuk Satgas Khusus

Menjelang Pemilu Persediaan Gas LPG 3 KG, BBM dan BBK Aman Hiswanamigas Sukabumi Bentuk Satgas Khusus NERACA Sukabumi - Himpunan…

Pengelola APBD 600 Miliar Diperebutkan 4 Pejabat Lokal - Lelang Jabatan Kota Depok

Pengelola APBD 600 Miliar Diperebutkan 4 Pejabat Lokal Lelang Jabatan Kota Depok NERACA Depok - ‎Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya…