BUDIDAYA MADU LEBAH DAN KLANCENG

Petani memanen madu lebah di halaman rumahnya Kampung Pangkalan, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (10/1). Dari 15 kelompok tani lebah Teratai bisa menghasilkan 4-5 kuintal madu lebah, sedangkan lebah klanceng hanya 50 kilogram per bulan, padahal permintaan pasar untuk Jakarta dan Lombok berkisar enam kuintal per bulannya dengan harga jual Rp150 ribu per kilogram madu lebah dan Rp400 ribu madu klanceng. NERACA/Antarafoto/Adeng Bustomi/aww

BERITA TERKAIT

Korupsi dan Transaksi Bursa

  Oleh: Dr. Edy Purwo Saputro, MSi., Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Solo Perdagangan bursa di awal tahun 2019 mencetak IHSG…

Polemik Harga Tiket, Dugaan Kartel dan Penyelamatan Maskapai

Oleh: Royke Sinaga Pesawat terbang sebagai moda transportasi harus diakui tetap menjadi favorit bagi masyarakat. Selain dapat menjelajah jarak ribuan…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

Akuntabilitas Program AMDB CIMB Niaga

Komisaris Independen CIMB Niaga Jeffrey Kairupan (kedua kanan), Direktur Compliance, Corporate Affairs and Legal CIMB Niaga Fransiska Oei (ketiga kiri),…

KERAJINAN TAMPAH TERANCAM GULUNG TIKAR

Sumarmi (60) membuat kerajinan tampah dari anyaman bambu yang dijual Rp 6 ribu per biji di Dusun Grogolan, Desa Rejoslamet,…

PERPANJANGAN RUNWAY BANDARA SUPADIO

Gubernur Kalbar Sutarmidji (kedua kanan) berbincang dengan Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II (Persero) Andra Y Agusallam (kedua kiri), Kepala…