Kejari Sukabumi Tandatangani Zona Integritas WBK dan WBBM

Kejari Sukabumi Tandatangani Zona Integritas WBK dan WBBM

NERACA

Sukabumi - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi lakukan penandatanganan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM). Penandatangan tersebut merupakan tanda launching terkait WBK dan WBBM.

"Untuk tingkat Jawa Barat, Kejari Kota Sukabumi merupakan yang pertama lakukan launching menuju WBK dan WBBM," ujar Kepala Kajari Kota Sukabumi Ganora Zarina, Kamis (10/1).

Ganora menjelaskan, zona integritas tersebut, merupakan program yang dicanangkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) untuk semua kementerian dan lembaga."Jadi semua lembaga dan kementerian untuk melakukan zona integritas. Terkait dengan pencegahan korupsi dan peningkatan pelayanan publik," terang Ganora.

Dia juga menambahkan, dalam pencanagan tersebut, ada enam area perubahan. Yakni, dibidang manajemen, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja dan terakhir penguatan kualitas pelayan publik. Namun yang utama kata Ganora, adalah pelayanan publik, agar kepecayaan masyarakat bisa bertambah lagi, bahwa kejaksaan bisa melakukan penegakan hukum yang sesuai dengan good dan clean government.

"Untuk good government bagaimana caranya didalam mengambil keputusan dan kegiatan-kegiatan bisa dapat dipertanggungjawabkan, sedangkan clean goverment bisa melaksanakan sesuai dengan tupoksinya sesuai dengan SOP," ujarnya.

Pihaknya juga menginginkan adanya peran serta masyarakat, hal ini kata Ganora untuk membantu dalam mengoreksi kinerja-kinerja yang dilakukan oleh lembaga tersebut."Sangat butuh peran masyarakat dalam mengoreksi kinerja kami, serta memberikan masukan agar pelayanan publik kami benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat dan berjalan dengan baik. Intinya kami ingin melakukan perubahan untuk lebih baik lagi," pungkas Ganora. Arya

BERITA TERKAIT

KPU Kota Sukabumi Lakukan Seleksi Relasi

KPU Kota Sukabumi Lakukan Seleksi Relasi NERACA Sukabumi - Sebanyak 91 orang memenuhi persyaratan administrasi dalam seleksi penerimaan relawan demokrasi…

Korupsi dan Transaksi Bursa

  Oleh: Dr. Edy Purwo Saputro, MSi., Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Solo Perdagangan bursa di awal tahun 2019 mencetak IHSG…

Polemik Harga Tiket, Dugaan Kartel dan Penyelamatan Maskapai

Oleh: Royke Sinaga Pesawat terbang sebagai moda transportasi harus diakui tetap menjadi favorit bagi masyarakat. Selain dapat menjelajah jarak ribuan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Legislator Kritisi Pembentukan Tim Akselerasi Pembangunan Jabar

Legislator Kritisi Pembentukan Tim Akselerasi Pembangunan Jabar NERACA Bandung - Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat (Jabar) Didin Supriadin mengkritisi…

Klaim Asuransi Kecelakaan Jasa Raharja Sukabumi Capai Rp20 Miliar Lebih - Sampai Desember 2018

Klaim Asuransi Kecelakaan Jasa Raharja Sukabumi Capai Rp20 Miliar Lebih Sampai Desember 2018 NERACA Sukabumi - Besaran klaim santunan kecelakaan…

Turis Lokal dan Asing Ramai Kunjungi TM Thamrin City

Turis Lokal dan Asing Ramai Kunjungi TM Thamrin City NERACA Jakarta - Trade Mall Thamrin City Jakarta kini semakin ramai…