Pertumbuhan Ekonomi Banten 5,89 Persen Triwulan III/2018

Pertumbuhan Ekonomi Banten 5,89 Persen Triwulan III/2018

NERACA

Serang - Tingkat pertumbuhan ekonomi Propinsi Banten triwulan III-2018 mencapai 5,89 persen yang ditopang hampir semua lapangan usaha kecuali pertambangan dan penggalian yang mengalami penurunan sebesar 0,36 persen.

“Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh sektor transportasi dan pergudangan sebesar 8,18 persen, diikuti konstruksi sebesar 8,13 persen, dan jasa keuangan dan asuransi sebesar 8,11 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banten Agoes Soebeno di Serang, dikutip dari Antara, kemarin.

BPS juga mencatat bahwa lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan III-2018 tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, dan transportasi dan pergudangan masih mendominasi PDRB Banten.

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Banten triwulan III-2018 (y-on-y), industri pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,34 persen, diikuti perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 1,02 persen, konstruksi sebesar 0,79 persen, dan real estate sebesar 0,69 persen.

Bila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, ekonomi Banten triwulan III-2018 tumbuh sebesar 2,75 persen. Faktor musiman, pertanian, kehutanan dan perikanan serta konstruksi mewarnai pertumbuhan ekonomi."Kekeringan yang terjadi di tahun ini tidak berdampak pada gagal panen secara meluas. Peternakan dan hasil-hasilnya juga meningkat akibat tingginya permintaan hewan kurban seiring adanya Hari Raya Idul Adha," kata Soebeno.

Peningkatan konstruksi, kata Soebeno, karena adanya proyek pembangunan seperti pembangunan PLTU Suralaya Unit 9 dan 10, bendungan/irigasi, peningkatan/perbaikan jalan, gedung-gedung kebutuhan masyarakat, perumahan dan pabrik di beberapa wilayah.

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Banten triwulan III-2018 (q-to-q), Konstruksi memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,82 persen, diikuti Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepedan Motor serta Pertanian, Kehutanan dan Perikanan masing-masing sebesar 0,38 persen;.

Struktur perekonomian Provinsi se-Jawa pada triwulan III-2018 masih didominasi oleh Provinsi DKI Jakarta yang memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto se-Jawa sebesar 29,90 persen, kemudian diikuti oleh Provinsi Jawa Timur sebesar 25,04 persen, Provinsi Jawa Barat sebesar 22,07 persen. Sementara itu, Provinsi Banten memberikan kontribusi sebesar 6,92 persen.

Perekonomian Banten berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2018 mencapai Rp157,34 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 110,18 triliun. Ant

BERITA TERKAIT

BRI Online Travel Fair Dorong Pertumbuhan Pariwisata

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung program BRI Online Travel Fair ke-22 yang diinisiasi oleh online travel agen terkemuka Traveloka dengan Bank…

Tangerang Great Sale Tingkatkan Belanja Hingga 25 Persen

Tangerang Great Sale Tingkatkan Belanja Hingga 25 Persen NERACA Tangerang - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang mencatat program Tangerang…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pasar Badung Denpasar Menjadi "Smart Heritage Market"

Pasar Badung Denpasar Menjadi "Smart Heritage Market" NERACA Denpasar - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berharap pasar rakyat atau pasar…

Menjelang Pemilu Persediaan Gas LPG 3 KG, BBM dan BBK Aman - Hiswanamigas Sukabumi Bentuk Satgas Khusus

Menjelang Pemilu Persediaan Gas LPG 3 KG, BBM dan BBK Aman Hiswanamigas Sukabumi Bentuk Satgas Khusus NERACA Sukabumi - Himpunan…

Pengelola APBD 600 Miliar Diperebutkan 4 Pejabat Lokal - Lelang Jabatan Kota Depok

Pengelola APBD 600 Miliar Diperebutkan 4 Pejabat Lokal Lelang Jabatan Kota Depok NERACA Depok - ‎Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya…