Saham IPO BEEF Oversubscribed 86,11 Kali

Penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO), PT Estika Tata Tiara Tbk atau dikenal Kibif (BEEF) mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 86,11 kali dari porsi pooling selama masa penawaran umum. Hal ini menunjukkan tingginya animo investor terhadap saham KIBIF.

John Octavianus selaku Head of Investment Banking UOB Kay Hian Sekuritas (penjamin pelaksana emisi efek IPO Kibif menyatakan bahwa permintaan dari masyarakat telah melebihi saham yang ditawarkan. “IPO perusahaan menarik, animo dari masyarakat sangat baik karena industri ini telah dikenal baik oleh masyarakat,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Masa penawaran umum saham perdana Kibif berlangsung 2 – 4 Januari 2019 dengan harga pelaksanaan Rp 340 per saham. Adapun jumlah saham yang dilepas mencapai 376.862.500 saham atau sebesar 20% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan harga tersebut, perolehan dana IPO akan mencapai Rp 128,13 miliar.

Sebanyak 45% dana hasil IPO akan digunakan untuk pembelian sapi hidup lokal maupun impor, 25% untuk pembelian barang dagangan, dan 30% untuk investasi perluasan kandang, investasi bangunan fasilitas produksi baru di Subang, serta investasi bangunan untuk penambahan kapasitas produksi di Salatiga.Direktur Independen PT Estika Tata Tiara, Tbk, Frederik Wattimena mengatakan bahwa perseroan menargetkan agar laba bersih mereka meningkat hingga 4 kali pada tahun ini atau mencapai Rp80 miliar. Target ini seiring dengan strategi perusahaan meningkatkan kapasitas produksi melalui perolehan dana dari IPO.

Tahun ini, perusahaan mengalokasikan belanja modal tahun sekitar Rp 100 miliar untuk menunjang ekspansi bisnis. Apalagi, tahun ini perseroan mematok target pertumbuhan bisnis cukup agresif seiring dengan IPO.

BERITA TERKAIT

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Divestasi Leo Resouces dan Lion Nickel - Leo Investment Minta Restu Pemegang Saham

NERACA Jakarta – Lantaran tidak melakukan penjualan hingga menyebabkan kesulitan keuangan dalam dua tahun belakangan, mendorong PT Leo Investment Tbk…

Mansek Unggulkan Saham Sektor Manufaktur

NERACA Jakarta- PT Mandiri Sekuritas memproyeksikan sektor manufaktur memiliki prospek paling positif tahun ini. Hal ini didasarkan beralihnya fokus ekonomi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di Sumut Masuk 10 Besar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, transaksi investor pasar modal di Sumut masuk 10 besar nasional…

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar

Satu lagi perusahaan yang bakal IPO di kuartal pertama tahun ini adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk. Perusahaan yang bergerak…